Latest Program: Berdiam diri dalam waktu lama tingkatkan risiko serangan jantung

Berdiam Diri dalam Waktu Lama Tingkatkan Risiko Serangan Jantung

Jakarta – Menurut Dr. Sanjay Bhojraj, seorang spesialis jantung dan pembuluh darah, berada dalam posisi diam terlalu lama bisa memperbesar peluang seseorang mengalami serangan jantung. Dalam pernyataannya yang mengutip laporan dari Hindustan Times, ia mengatakan, “Kebiasaan sehari-hari ini meningkatkan risiko serangan jantung hingga dua kali lipat. Banyak orang mengabaikannya tanpa memikirkan dampaknya secara serius.”

Dalam unggahan Instagram pada 1 April, Sanjay menyoroti bahwa kebiasaan duduk terlalu lama sering dianggap remeh oleh masyarakat. Ia menyatakan, “Masalah ini lebih sering diabaikan dibandingkan kebiasaan seperti diet atau merokok, padahal kurangnya aktivitas fisik menjadi penyebab utama gangguan jantung.”

“Bergerak kurang memperlambat sirkulasi darah, meningkatkan kadar gula, dan memicu pembekuan darah,” ujar Sanjay. Dalam pengalaman lebih dari 20 tahunnya, ia menemukan bahwa kebiasaan ini menjadi faktor kritis dalam meningkatkan risiko serangan jantung serta stroke.

Temuan Sanjay didukung oleh data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Dalam lembar fakta 2024, WHO menegaskan bahwa kurangnya gerakan fisik adalah faktor risiko utama kematian akibat penyakit tidak menular. Laporan tersebut menyebutkan, orang dewasa yang tidak memenuhi standar aktivitas fisik memiliki risiko kematian 20 hingga 30 persen lebih tinggi dibandingkan yang cukup aktif.

Ditambahkan bahwa gaya hidup sedentari berkontribusi langsung terhadap hipertensi dan obesitas, dua kondisi yang menjadi pintu masuk utama untuk penyakit jantung. Menurut studi WHO tahun 2022, tingkah laku tidak aktif menyebabkan kerugian sekitar $27 miliar per tahun di seluruh dunia karena meningkatkan kasus diabetes tipe 2 dan gangguan kardiovaskular.

Para ahli medis menjelaskan bahwa duduk terus-menerus mengurangi metabolisme tubuh. Saat seseorang tidak bergerak, enzim yang memecah lemak dalam darah menjadi lebih lambat. Laporan kardiovaskular menekankan hubungan antara kebiasaan duduk dan kesehatan jantung: lingkungan modern yang dirancang untuk meja dan sofa bertentangan dengan sistem biologis manusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *