Latest Program: Kiat menyimpan telur rebus agar tidak mudah busuk
Kiat menyimpan telur rebus agar tidak mudah busuk
Telur rebus, yang kaya akan protein, adalah makanan praktis dan umum ditemukan, tetapi cara penyimpanannya yang tidak tepat bisa memicu kontaminasi bakteri, yang berpotensi mengganggu kesehatan keluarga. Menurut studi yang diambil dari situs Everyday Health, telur rebus rentan rusak karena bisa menjadi tempat berkembang biak kuman jika tidak disimpan dengan benar di tempat pendingin.
Meski memiliki lapisan cangkang, telur tidak sepenuhnya terlindungi dari kelembaban. Ahli menyebutkan bahwa cangkang ini tidak kedap air, sehingga bisa menjadi celah bagi kontaminasi. Dianjurkan mengonsumsinya dalam waktu satu minggu setelah dimasak, terutama jika disimpan di kulkas.
“Jangan biarkan makanan yang mudah busuk berada di luar ruangan lebih dari dua jam. Hal ini berlaku bahkan dalam cuaca dingin, karena bakteri bisa berkembang biak cepat ketika suhu berada antara 40 hingga 140 derajat Fahrenheit, yang disebut sebagai ‘zona bahaya,’” kata Francisco Diez-Gonzalez, PhD, dari Pusat Keamanan Pangan, Universitas Georgia.
Martin Bucknavage, spesialis keamanan pangan senior di Departemen Ilmu Pangan, Universitas Penn State, menambahkan bahwa telur yang terlalu lama dibiarkan di luar akan mengeluarkan aroma tajam. “Bakteri seperti salmonella bisa menyebabkan sakit meskipun telur tidak tampak, terasa, atau berbau busuk. Kuman ini sering ditemukan pada telur mentah atau setengah matang,” jelas Bucknavage.
Diez-Gonzalez juga menyoroti bahwa retaknya cangkang bisa mempercepat penyebaran bakteri dari sumber eksternal. Bakteri ini mampu bertahan bahkan pada telur yang bersih dan utuh. Saran ini khusus untuk masyarakat yang merayakan Paskah, di mana telur rebus sering digunakan sebagai dekorasi.
Untuk menghindari risiko kontaminasi, ahli merekomendasikan menggunakan telur plastik untuk hiasan dan menyajikan telur rebus asli bagi konsumsi. Selain itu, warna telur Paskah bisa dibuat dengan bahan alami seperti buah bit untuk merah muda, kulit bawang merah direbus untuk merah, jus wortel parut untuk oranye, cairan sayur bayam atau kol untuk hijau, serta jus anggur untuk lavender.
Perburuan telur Paskah di dalam ruangan juga dianjurkan, karena risiko kontaminasi akan lebih kecil.