Latest Program: Wamenpar: Umat Hindu harapkan kehadiran Presiden di Dharma Santi Bali
Wamenpar: Umat Hindu Mengharapkan Kehadiran Presiden di Dharma Santi Bali
Tangerang – Ni Luh Puspa, Wakil Menteri Pariwisata, menyampaikan harapan umat Hindu akan kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam perayaan Dharma Santi Nasional di Bali pada 17 April mendatang. “Panitia sudah mengirimkan undangan melalui Kementerian Sekretariat Negara, dan kami telah berkomunikasi langsung,” terangnya dalam pernyataan di Tangerang, Minggu. Perayaan ini merupakan puncak acara Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948, yang menjadi kesempatan bagi umat Hindu di Indonesia untuk berkumpul dan merayakan bersama.
Event Yoga sebagai Bagian dari Rangkaian Kegiatan
Sebelumnya, Ni Luh Puspa membuka Saka Yoga Festival 2026 di Lapangan Aldiron Pancoran, Jakarta. Acara ini termasuk dalam serangkaian kegiatan Dharma Santi dan menyediakan yoga massal untuk masyarakat umum. Selain itu, festival ini juga melibatkan pelaku UMKM sebagai upaya memperkuat sektor ekonomi lokal. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya berupa ritual spiritual, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mendorong pariwisata yang berbasis kesehatan dan kebugaran.
“Wisata spiritual dan wellness menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pariwisata. Indonesia memiliki potensi besar untuk menawarkan pengalaman liburan yang menarik sekaligus bermakna,” ujarnya.
Menurut Ni Luh Puspa, pengembangan wisata wellness adalah salah satu arah transformasi pariwisata nasional menuju sektor yang lebih berkualitas dan ramah lingkungan. Ia menambahkan bahwa kekayaan budaya dan kearifan lokal menjadi dasar pengembangan ini. Pengakuan internasional terhadap potensi Indonesia juga mulai terlihat, salah satunya melalui paket wisata Astungkara Wellness di Bali yang memperoleh penghargaan Best of the World Readers’ Choice 2026 kategori wellness dari National Geographic.
“Kami terus mendorong penguatan ekosistem wellness, baik melalui acara maupun industri. Saat ini, Bali, Yogyakarta, dan Solo menjadi fokus pengembangan destinasi wellness, dan rencananya akan diperluas ke daerah-daerah lain,” tambah Ni Luh Puspa. Dharma Santi Nasional 2026 dianggap sebagai momentum penting untuk memperkuat identitas budaya Hindu dan meningkatkan daya tarik wisata lokal sebagai bagian dari pariwisata nasional.