Meeting Results: Kementerian Kebudayaan fokus majukan kebudayaan lewat lima bidang
Hari Film Nasional: Kementerian Kebudayaan Targetkan Pengembangan Kebudayaan Melalui Lima Sektor Utama
Jakarta – Dalam pembukaan perayaan Hari Film Nasional di Jakarta, Rabu, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan bahwa kementerian tersebut menitikberatkan upaya peningkatan kebudayaan pada lima bidang utama, yakni seni rupa, film, musik, seni pertunjukan, dan sastra. “Direktorat Bina SDM di bawah Kementerian Kebudayaan mengelola lima manajemen talenta nasional, termasuk bidang-bidang tersebut,” ujarnya. Menurut Fadli Zon, selama tahun ini dan tahun lalu, fokus pengembangan tersebut diharapkan dapat menggerakkan ekspresi budaya melalui karya sineas.
Ekspresi Budaya dalam Film
“Film memiliki unsur-unsur seperti akting, musik, tari, bahasa, tradisi lisan, pangan lokal, dan fesyen. Melalui film, seluruh aspek budaya dapat dipresentasikan dan dikenalkan ke dunia internasional,” jelas Fadli Zon.
Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan peran film sebagai wadah penting untuk memperkenalkan budaya Indonesia ke panggung global. Kementerian Kebudayaan, menurutnya, telah menyiapkan fasilitasi bagi para sineas guna hadir di festival internasional, seperti Rotterdam, Cannes, Hong Kong FilmArt, Busan International Film Festival, serta festival lokal seperti Jakarta Film Week dan JAFF.
Dukungan untuk Industri Kreatif
Fadli Zon menyampaikan bahwa ke depan, industri kreatif berbasis budaya atau cultural and creative industry akan menjadi motor penggerak ekonomi, karena budaya memiliki daya tahan lebih baik dibandingkan sumber daya alam yang terbatas. Untuk mendukung sektor ini, kementerian memberikan dana Indonesiana hingga Rp2,5 miliar sebagai matching fund dan juga menyelenggarakan lomba penulisan skenario film. Ia menjelaskan bahwa lomba tersebut bertujuan mengidentifikasi bakat serta mengisi bank naskah yang akan dikembangkan di masa mendatang.
Menteri Kebudayaan berharap, lewat berbagai upaya tersebut, industri film nasional dapat berkembang pesat dan sineas mampu menghasilkan karya-karya yang beragam dan relevan.