New Policy: UPI siap terapkan pembelajaran jarak jauh untuk penghematan energi
Kota Bandung – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyatakan kesiapan dalam mengimplementasikan kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) dalam rangka penciptaan budaya kerja yang lebih efisien dalam rangka penghematan energi nasional. “Secara kelembagaan, UPI sudah siap. Bahkan saat ini kami tengah merintis pengembangan program studi berbasis PJJ, dengan target hingga 15 program studi pada tahun ini,” kata Direktur Direktorat Pengembangan Kurikulum, Pembelajaran Digital, Kecerdasan Buatan, dan Metamesta UPI Ahmad Yani di Bandung, Rabu.
Ahmad menjelaskan, implementasi PJJ akan disesuaikan dengan karakteristik mata kuliah dan tidak dilakukan secara seragam. Menurutnya, mata kuliah teori dinilai lebih memungkinkan dilaksanakan secara daring, sementara mata kuliah praktik tetap membutuhkan pembelajaran tatap muka. UPI juga akan melakukan pendataan menyeluruh terhadap mata kuliah, dosen pengampu, serta kesiapan modul digital sebelum penerapan penuh dilakukan.
Dari sisi infrastruktur, UPI telah menyiapkan penguatan platform pembelajaran digital, termasuk pengembangan Sistem Pembelajaran Online Terpadu (SPOT) dan sistem pemantauan interaksi belajar. Ia menambahkan, UPI juga saat ini tengah mendorong dosen untuk melengkapi materi pembelajaran digital, mulai dari teks, video, tugas, hingga evaluasi. “Tantangan utama bukan pada kebijakan, tetapi pada kesiapankonten pembelajaran digital.
Modul harus lengkap dan interaksi dosen-mahasiswa harus terjamin agar PJJ berjalan efektif,” katanya. Sebelumnya, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 2 Tahun 2026 untuk penyesuaian pola kerja di lingkungan Kemdiktisaintek dan kegiatan akademik di perguruan tinggi. "Ini juga tentu sebagai antisipasi jika nantinya krisis dunia itu berkepanjangan, karena kemarin kita juga sudah mendapatkan ada analisis bahwa bukan tidak mungkin krisis ini menyamai krisis karena pandemi COVID-19," kata Mendiktisaintek.
Meski demikian Mendiktisaintek Brian menekankan kebijakan penyesuaian pola kerja ini agar tidak sampai mengganggu dan mengurangi kualitas dalam proses pembelajaran.