Solution For: Dituding Rasis ke Budaya Arab, Sabrina Carpenter Minta Maaf

Dituding Rasis terhadap Budaya Arab, Sabrina Carpenter Beri Penjelasan

Konflik terjadi di California setelah penyanyi Sabrina Carpenter mendapat sorotan karena responsnya terhadap sorakan Zaghrouta, sebuah ekspresi budaya khas Arab. Peristiwa ini berawal dari video viral yang menunjukkan reaksi Sabrina saat mendengar sorakan tersebut, di mana ia terlihat bingung dan menyampaikan komentar sarkastik. Responsnya memicu kekecewaan penggemar, termasuk akun media sosial yang mengkritik sikapnya sebagai tidak sopan.

Sabrina akhirnya menyadari bahwa reaksinya menjadi perhatian publik di platform X. Ia meminta maaf dan menjelaskan situasi di atas panggung. “Saya minta maaf, karena tidak melihat langsung dan tidak mendengar dengan jelas,” kata Sabrina dalam postingannya, Senin (13/4/2026). “Reaksi saya murni dari kebingungan dan sarkasme, serta tidak bermaksud merendahkan.”

“Permohonan maaf saya, saya tidak melihat orang tersebut dengan mata kepala saya sendiri dan tidak bisa mendengar dengan jelas,” tulis Sabrina dikutip Senin (13/4/2026). “Reaksi saya murni kebingungan, sarkasme, dan tidak berniat buruk. Seharusnya saya bisa menanganinya dengan lebih baik!”

Dalam penjelasan yang sama, Sabrina mengakui bahwa ia kini memahami makna Zaghrouta. Sorakan tradisional ini dilakukan dengan menggerakkan lidah cepat untuk menghasilkan suara nada tinggi yang melengking. “Sekarang saya tahu apa itu Zaghrouta! Saya menyambut semua sorakan dan yodel (teknik vokal) mulai sekarang dan seterusnya,” tutupnya.

Momen yang Memperjelas Budaya Arab

Zaghrouta, yang dikenal dalam lingkungan Arab, menjadi sorotan setelah Sabrina mengekspresikan ketidakpahamannya terhadap cara penonton memakai suara. Dengan penjelasan tersebut, ia menunjukkan sikap terbuka untuk menerima keunikan budaya yang dibawa oleh para penonton di setiap pertunjukan musiknya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *