Arbeloa: Jika ada tim yang bisa menang di Muenchen itu adalah Madrid

Arbeloa: Jika ada tim yang bisa menang di Muenchen itu adalah Madrid

Leg Kedua Perempat Final Liga Champions Menjadi Ujian Kunci

Dari Jakarta – Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, yakin timnya mampu mengubah skenario pada babak kedua perempat final Liga Champions yang digelar di kandang Bayern Muenchen. Pernyataan ini disampaikan setelah Real Madrid kalah 1-2 secara agregat usai tumbang di Santiago Bernabeu pada leg pertama, Rabu dini hari WIB.

“Ini tidak akan mudah, tetapi jika ada tim yang bisa meraih kemenangan di Munich, itu pasti Real Madrid,” ujar Arbeloa, dilansir situs resmi klub, Rabu.

Dalam pertandingan leg pertama, Bayern Muenchen sempat tertinggal melalui Kylian Mbappe di menit ke-74. Namun, tim tuan rumah akhirnya mengamankan kemenangan berkat gol Luis Diaz (41′) dan Harry Kane (46′). Meski tertinggal, Madrid masih memiliki harapan untuk bangkit di leg kedua.

Bayern Terjegal di Kandang Sendiri

Kekalahan di Muenchen menjadi salah satu dari dua kali Bayern kalah musim ini. Sebelumnya, mereka juga tumbang dari Arsenal dengan skor 1-3. Dalam pertandingan tersebut, kiper Bayern Manuel Neuer tampil gemilang dengan melakukan sembilan penyelamatan, menghentikan beberapa serangan Madrid.

“Melawan tim seperti ini, jika Anda membuat kesalahan, Anda akan dihukum. Itulah yang harus kami hadapi. Kami mencetak satu gol yang memberi harapan, tapi sayangnya tidak mampu memaksimalkan peluang,” kata Arbeloa.

Tradisi Kemenangan Madrid di Munich

Real Madrid memiliki catatan baik saat bertandang ke Muenchen. Terakhir kali mereka menang di sana adalah April 2018, saat gol Marco Asensio dan Marcelo membawa tim berjuluk Los Blancos mengakhiri leg pertama babak semifinal dengan skor 2-1.

Arbeloa optimis bahwa kepercayaan pada pemainnya akan menjadi kunci kemenangan di leg kedua. “Siapa pun yang tidak yakin, bisa tetap di Madrid. Kami akan berusaha maksimal untuk meraih kemenangan di Jerman,” tegasnya.

Kekalahan Kecil, Kemenangan Besar

Dalam laga leg pertama, dua gol Bayern dianggap sebagai hasil dari kesalahan Madrid. Arbeloa berharap hal itu tidak terulang di leg kedua, agar timnya bisa memperbaiki performa dan melangkah ke babak semifinal.

Sebelumnya, Bayern juga pernah dihancurkan oleh Augsburg pada 24 Januari dalam pekan ke-19 Liga Jerman. Kemenangan 2-1 saat bermain di kandang sendiri menunjukkan bahwa tim asuhan Vincent Kompany masih bisa terkejut oleh lawan-lawannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *