Chivu: Gol pertama Inter Milan kunci taklukkan Como

Inter Milan Overcome Como dengan Performa Tangguh

Inter Milan berhasil meraih kemenangan 4-3 saat melawan Como 1907 dalam laga Liga Italia 2025/2026, Senin dini hari WIB. Kemenangan ini semakin memperkuat posisi tim di puncak klasemen, dengan total 75 poin dari 32 pertandingan. Sementara Como terpental dari zona Liga Champions, kini berada di peringkat kelima dengan 58 poin.

Komentar Pelatih Cristian Chivu tentang Gol Pembuka

Menurut Cristian Chivu, pelatih Inter Milan, gol pertama yang dicetak timnya ke gawang Como 1907 menjadi momen krusial. “Gol pembuka memberikan kepercayaan diri kepada tim,” jelasnya, seperti dilansir dari situs resmi Inter Milan.

“Setelah gol pertama, permainan kami mulai menunjukkan kekuatan karakteristik,” tambah Chivu.

Sebelumnya, Como mencatatkan dua gol lebih dulu melalui aksi Alex Valle (36′) dan Nico Paz (45′). Inter Milan baru mampu memecahkan kebuntuan pada menit ke-45+1 lewat Marcus Thuram. Dengan gol tersebut, serangan Inter semakin intens di babak kedua, memungkinkan mereka membalikkan skor menjadi 4-2.

Thuram kembali mencetak dua gol di menit 49′ dan Denzel Dumfries menambahkan dua gol dari tendangan bebas pada 58′ dan 72′. Namun, Como berusaha memperkecil ketertinggalan melalui Lucas Da Cunha (penalti 89′), membuat pertandingan berakhir dengan skor 4-3 untuk Inter.

Apresiasi untuk Denzel Dumfries

Chivu secara khusus menyoroti kontribusi Denzel Dumfries, bek sayap kanan yang menjadi andalan tim. “Denzel menunjukkan kekuatan fisik dan kemampuan merangsek ke area kotak penalti,” ujar pelatih dari Rumania itu.

“Sangat memalukan jika kami tidak memanfaatkan pemain dengan performa seperti ini,” tutur Chivu.

Menurutnya, gol-gol Dumfries yang berawal dari situasi bola mati menunjukkan kedalaman taktik serta opsi strategis yang signifikan bagi Inter Milan. Selain itu, keberhasilan tim dalam menunjukkan kedewasaan dan ambisi besar di lapangan, meski sempat terkejut dengan intensitas serangan Como di awal pertandingan, juga menjadi faktor utama kemenangan ini.

Kemenangan ini menegaskan bahwa Inter Milan tetap menjadi favorit utama untuk mempertahankan gelar juara musim ini, terlepas dari persaingan ketat dengan Napoli yang kini memiliki 66 poin dari 32 laga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *