Historic Moment: Pendatang baru di Jakarta capai 1.700 orang, didominasi pria
Pendatang Baru di Jakarta Capai 1.700 Orang, Kebanyakan Pria
Menurut catatan Dukcapil DKI Jakarta, jumlah pendatang baru yang tiba di ibu kota pada 1 April 2026 mencapai 1.776 individu, dengan kebanyakan laki-laki. Angka ini menunjukkan bahwa dari total pendatang, 50,17 persen adalah pria dan 49,83 persen wanita, dengan rincian 891 laki-laki serta 885 perempuan.
“Dengan komposisi 891 laki-laki (50,17 persen) dan 885 perempuan (49,83 persen),” kata Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Denny Wahyu Haryanto, dalam keterangan di Jakarta, Kamis.
Majoritas pendatang berada dalam rentang usia produktif, yaitu 15-64 tahun, yang mencapai 79,34 persen. Angka ini mencerminkan dominasi penduduk usia kerja dalam tren migrasi pasca Lebaran 2026.
Pemprov DKI Jakarta terus mendorong pendaftaran pendatang baru sejak 1 April hingga 30 April 2026. Layanan ini diselenggarakan di seluruh Kota Administrasi dan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu untuk memastikan kelengkapan administrasi kependudukan di wilayah tersebut.
Denny menggarisbawahi pentingnya registrasi penduduk, baik yang tinggal permanen maupun sementara. Hal ini dilakukan agar seluruh pendatang tercatat secara resmi dalam sistem administrasi kependudukan.