Key Strategy: Dinkes DKI sebut kondisi korban diduga keracunan MBG terus membaik
Dinkes DKI Jakarta: Kondisi Korban Diduga Keracunan MBG Terus Membaik
Jakarta – Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, mengatakan bahwa kondisi para korban yang diduga mengalami keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pondok Kelapa, Jakarta Timur, kini semakin stabil. Menurutnya, jumlah pasien yang masih dirawat di rumah sakit telah berkurang menjadi 37 orang, dibandingkan sebelumnya ada 104 individu yang memerlukan pelayanan medis. Dari total 104 tersebut, tidak semua menginap di rumah sakit, sebagian besar hanya mengunjungi fasilitas kesehatan dan langsung pulang.
Penyebaran Pasien di Berbagai Rumah Sakit
Ani menjelaskan bahwa pasien yang masih mendapatkan perawatan tersebar di beberapa rumah sakit. Terdapat tujuh pasien di RS Duren Sawit, enam di Rumah Sakit Islam Pondok Kopi, dan 19 di RS Harum. Selain itu, masing-masing satu pasien juga dirawat di RS UIN Syarif Hidayatullah, RS Polri, RS Budhi Asih, RS Hermina Jatinegara, serta RSUD Tarakan.
“Karena respons setiap orang berbeda-beda, mulai dari usia, daya tahan tubuh, hingga jumlah makanan yang dikonsumsi, maka pemulihan bisa berlangsung dengan tempo yang beragam. Kita menunggu sampai kondisi mereka benar-benar stabil dan keluhan sudah hilang sebelum diperbolehkan pulang,” ujarnya.
Koordinasi Pemulihan dengan Pihak Terkait
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah melakukan tindakan cepat dalam menangani kasus ini, dengan melibatkan Badan Gizi Nasional (BGN), Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, serta berbagai rumah sakit. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan bahwa BGN siap menanggung biaya pengobatan bagi korban yang tidak tertutupi BPJS Kesehatan.
“Bagi yang telah terdaftar BPJS, biaya pengobatan akan sepenuhnya ditanggung hingga proses pemulihan selesai. Sementara itu, BGN akan menjamin perawatan bagi para korban yang tidak memiliki asuransi,” tutur Pramono.
Saat ini, pihak Dinkes DKI sedang menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terkait MBG. Hasil ini diharapkan dapat memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai penyebab kejadian. Semua korban, baik siswa maupun tenaga pendidik, dinyatakan dalam kondisi membaik, dengan harapan bisa kembali beraktivitas normal dalam beberapa hari mendatang.