Key Strategy: Pram sebut penataan kabel semrawut sudah masuk dalam program prioritas

Pramono Anung: Penataan Kabel Semrawut Jadi Prioritas Pemprov DKI

Jakarta, Senin

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menegaskan bahwa masalah penataan kabel yang bermasalah di ibu kota telah dijadikan prioritas dalam program kerja pemerintah daerah. Meski begitu, ia menyampaikan bahwa upaya mengubah infrastruktur kabel ke bawah tanah tidak bisa dilakukan secara instan. “Ini memerlukan waktu, tidak bisa diselesaikan dalam semalam. Namun, Pemprov DKI Jakarta telah memiliki program khusus untuk mengatasi hal ini,” jelas Pramono di Gedung DPRD DKI Jakarta.

Sebelumnya, kekacauan kabel di Taman Sari, Jakarta Barat, memicu perhatian publik karena peristiwa tersebut sempat menjadi trending di media sosial. Saat itu, kabel yang menjuntai menghalangi pergerakan sebuah bus. Mengenai hal tersebut, Pramono menegaskan bahwa landasan hukum penyelesaian masalah kabel sudah solid berkat penandatanganan Peraturan Daerah (Perda).

“Perda-nya sudah saya tandatangani. Sekarang kita fokus dan konsentrasi untuk menarik kabel ke dalam tanah,” ujar Pramono.

Program strategis yang sedang dijalankan adalah Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT). Dengan SJUT, kabel-kabel udara yang menggantung akan dipindahkan ke bawah tanah untuk meningkatkan keamanan dan kesan estetika kota.

Walaupun anggaran dan regulasi sudah siap, tantangan teknis tetap ada. Luas wilayah Jakarta dan kompleksitas jaringan utilitas yang sudah ada membuat proses penataan tidak bisa terlalu cepat. Namun, Dinas Bina Marga Pemprov DKI terus mendorong pelaksanaan SJUT di area rawan, demi mengurangi gangguan aktivitas warga serta mencegah kecelakaan akibat kabel yang kendur atau tergantung di jalan raya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *