Latest Program: Jakbar genjot penurunan angka stunting lewat perbaikan sanitasi

Jakarta Barat – Kota Jakarta Barat berupaya mempercepat penurunan tingkat stunting melalui peningkatan kualitas sanitasi dan pencapaian status ODF

Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kota tahun 2026, Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, menyatakan bahwa penurunan angka stunting di wilayahnya telah mencapai 17,4 persen. Meski capaian ini menggembirakan, ia menyoroti bahwa tantangan utama masih terdapat pada warga yang memiliki KTP DKI Jakarta tetapi tinggal di luar wilayah kota.

Tingkat penurunan stunting hingga saat ini mencapai 17,4 persen. Namun, tantangan utama tetap terdapat pada warga yang memiliki KTP DKI Jakarta tetapi tinggal di luar wilayah kota,

Menurut Iin, salah satu hambatan utama dalam mengatasi stunting adalah kebiasaan buang air besar sembarangan (BABS). Ia menjelaskan bahwa dari 56 kelurahan di Jakarta Barat, saat ini 13 kelurahan telah mencapai status ODF. Sementara itu, 42 kelurahan lainnya berkomitmen untuk menuju ODF, dan satu kelurahan masih dalam proses perbaikan.

Kami tidak akan menunggu proses yang panjang karena ingin semua kelurahan di Jakarta Barat sudah deklarasi ODF, jelas terkait dengan komitmen,

Iin menyampaikan bahwa untuk mewujudkan target tersebut, pihaknya akan menggandeng masyarakat dan mitra sektor swasta. Kolaborasi ini dianggap penting untuk mempercepat pencapaian ODF. “Kita akan lakukan secara mandiri, swadaya, dan berkolaborasi dengan beberapa perusahaan, termasuk pengusaha yang akan membantu percepatan ODF ini,” tambahnya.

Selain itu, mantan Kepala Dinas PPAPP DKI Jakarta itu menekankan beberapa prioritas utama, seperti penyediaan sistem pengelolaan air limbah domestik (SPALD), perbaikan sanitasi lingkungan, serta peningkatan layanan kesehatan bagi kelompok rentan. Program ini mencakup layanan untuk balita, ibu hamil, ibu melahirkan, dan ibu menyusui sebagai bagian dari upaya terintegrasi menurunkan angka stunting.

Ia juga menyebut bahwa pada 2027, fokus akan ditempatkan pada pengembangan sub SPALD, serta perbaikan lingkungan dan sanitasi, sekaligus peningkatan layanan kesehatan untuk kelompok yang rentan.

Menurut Iin, optimisme terhadap pencapaian target ODF dan penurunan stunting meningkat dengan penguatan infrastruktur sanitasi, perubahan pola hidup bersih, serta dukungan dari berbagai sektor. Ia yakin, langkah-langkah ini akan berdampak signifikan dalam mengurangi angka stunting di Jakarta Barat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *