Latest Program: Pemkot Jaktim tetap gelar senam sehat meski ada pemberlakuan WFH
Pemkot Jaktim tetap gelar senam sehat meski ada pemberlakuan WFH
Jakarta, Jumat
Di tengah penerapan kebijakan bekerja dari rumah (WFH) setiap Jumat, Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur (Jaktim) masih melanjutkan penyelenggaraan senam sehat bagi aparatur sipil negara (ASN). “Kebijakan WFH resmi diberlakukan hari ini, tetapi kegiatan rutin seperti senam sehat tetap diadakan,” ujarnya saat menggelar jumpa pers di Kantor Wali Kota Jakarta Timur pada Jumat.
“Hari ini memang mulai penerapan WFH, namun kegiatan rutin, seperti senam tetap kita adakan,” kata Wali Kota Jakarta Timur Munjirin di Kantor Walikota Jakarta Timur, Jumat.
Senam sehat ini menjadi bagian dari upaya mempertahankan kebugaran fisik serta kekompakan ASN. Meski beberapa pejabat dan karyawan di tingkat kecamatan, kelurahan, serta Sudin tetap masuk kerja, Munjirin menegaskan bahwa tidak semua ASN mematuhi kebijakan WFH. “Beberapa ASN termasuk dalam kategori yang dikecualikan, sehingga tetap hadir di kantor,” tambahnya.
Menurut Munjirin, senam bersama juga bertujuan memperkuat komunikasi antar-pegawai dan menjaga semangat kerja di tengah sistem kerja fleksibel. Selain itu, momen tersebut digunakan untuk memberikan pembinaan terkait peningkatan kualitas pelayanan publik. “Setiap aduan masyarakat harus ditindaklanjuti secara konkret. ASN wajib hadir untuk memberikan layanan terbaik di tingkat kelurahan, kecamatan, maupun Sudin,” tegasnya.
Kebijakan WFH di tingkat pusat dan daerah mulai berlaku sejak 1 April 2026, diatur melalui surat edaran (SE) dari Menteri PANRB dan SE Mendagri. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan kebijakan ini akan dievaluasi setelah dua bulan pelaksanaan. “Penerapan work from home bagi ASN dilakukan satu hari kerja per minggu, yaitu setiap Jumat,” ujarnya dalam konferensi pers virtual di Jakarta pada 31 Maret 2026.
Pemkot Jakarta Timur juga menyesuaikan kebijakan ini dengan sektor swasta. Menteri Ketenagakerjaan mengeluarkan peraturan yang mengimbau pelaku usaha untuk menerapkan WFH secara fleksibel, sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik masing-masing bidang.
Dalam acara tersebut, ratusan ASN mengikuti latihan fisik di lapangan wali kota, sementara sebagian lagi melakukan peregangan sambil berjalan santai di sekitar area. Kegiatan ini mencerminkan komitmen Pemkot Jaktim dalam menjaga keseimbangan antara kesehatan pegawai dan efisiensi layanan publik.