Main Agenda: Sudinhub Jaksel sanksi petugas ubah “timestamp” parkir liar di JAKI

Sudinhub Jaksel Berikan Sanksi Petugas yang Mengubah “Timestamp” Laporan Parkir Liar

Di Jakarta, Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan (Sudinhub Jaksel) memberikan sanksi yang tegas kepada petugas yang ditemukan mengubah dokumentasi foto di aplikasi Jakarta Kini (JAKI) dengan perbedaan waktu (timestamp). Kepala Sudinhub Jaksel, Bernad Octavianus Pasaribu, mengatakan bahwa pihaknya telah memberikan surat peringatan keras kepada Kepala Satuan Pelaksana Perhubungan Kecamatan Mampang Prapatan serta jajaran terkait. “Kejadian ini sudah menimbulkan kesan kurang tepat bagi masyarakat, sehingga kami mengambil tindakan tegas untuk mencegah pengulangan,” ujarnya pada Jumat.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Ini menjadi pembelajaran bagi kami untuk meningkatkan ketelitian, integritas, dan profesionalisme dalam setiap proses penanganan aduan,” kata Bernad.

Menurut Bernad, ada kekurangan dalam prosedur administrasi pelaporan, khususnya terkait penggunaan foto yang diubah timestamp-nya. Hal ini memicu keluhan publik melalui media sosial. “Proses tindak lanjut aduan melalui JAKI dilakukan secara bertahap, mulai dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta hingga tingkat Satuan Pelaksana Kecamatan,” tambahnya.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta membenarkan adanya manipulasi waktu pada laporan JAKI oleh petugas di Mampang Prapatan. Kasus ini viral setelah diunggah oleh akun Threads @glensaimima pada Rabu (8/4). Foto pertama menunjukkan timestamp otomatis yang berbunyi 25 Oktober 2025 pukul 08.40 WIB, sementara foto kedua memiliki timestamp 23 Oktober 2025 pukul 09.00 WIB.

Sudinhub Jaksel menegaskan bahwa insiden ini menjadi pelajaran penting untuk memperkuat sistem pengawasan internal. “Kami berkomitmen meningkatkan pengawasan dan memastikan penindakan dilakukan secara bertanggung jawab serta konsisten, agar setiap aduan dapat ditangani cepat dan akuntabel,” tegas Bernad.

Dalam upaya memperbaiki kinerja, Sudinhub Jaksel juga mengajak elemen masyarakat berpartisipasi aktif menciptakan keadaan yang lebih tertib, terutama terkait parkir dan lalu lintas. Pihaknya menekankan pentingnya kolaborasi untuk mewujudkan Jakarta yang nyaman dan teratur bagi seluruh warga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *