Pramono minta jajaran cari pelaku pembuat foto AI di JAKI

Pramono Minta Tim Cari Pelaku Pembuat Foto AI dalam Laporan JAKI

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menginstruksikan kepada jajaran untuk mengidentifikasi pelaku yang menyusun serta mengunggah gambar berbasis kecerdasan buatan (AI) dalam laporan penanggulangan parkir liar di aplikasi Jakarta Kini (JAKI).

“Mengenai kejadian ini, menyalahkan PPSU saja tidak cukup, karena pasti bukan mereka yang melakukan atau memanipulasi AI-nya. Yang saya minta untuk ditelusuri, mengetahui siapa yang melakukan tindakan tersebut lalu mengunggahnya,”

tutur Pramono di Balai Kota Jakarta, Selasa. Meski Lurah Kalisari telah meminta maaf, inspektorat tetap harus memeriksa lebih lanjut untuk menghindari pengulangan insiden serupa di masa depan.

Penonaktifan Sementara Lurah Kalisari sebagai Langkah Konservasi Integritas

Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, menyebutkan bahwa Lurah Kalisari Siti Nurhasanah sedang menjalani penonaktifan sementara akibat kasus penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU) yang mengunggah foto hasil AI dalam laporan. Langkah ini dilakukan sambil menunggu hasil pemeriksaan dari Inspektorat.

“Untuk berapa lama dinonaktifkan, nanti kita lihat hasil pemeriksaan inspektorat,”

ujarnya. Munjirin menjelaskan bahwa keputusan ini bertujuan memastikan kredibilitas layanan publik, terutama dalam sistem pelaporan digital yang digunakan masyarakat.

Munjirin juga menambahkan bahwa tindak lanjut terhadap petugas PPSU yang terlibat masih dalam proses, bergantung pada temuan dari inspektorat.

“Proses PPSU-nya nanti dari lurahnya kita, dari hasil pemeriksaan Inspektorat nanti hasilnya seperti apa, kita tindak lanjuti,”

kata Munjirin. Saat ini, PPSU yang terkait telah menerima sanksi awal berupa Surat Peringatan (SP) 1 sebagai bagian dari pembinaan disiplin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *