Special Plan: 150 tangki septik dibangun di Wijaya Kusuma Jakbar

150 Tangki Septik Dibangun di Wijaya Kusuma Jakbar

Jakarta – Pemkot Jakbar akan membangun 150 tangki septik di 10 RW Kelurahan Wijaya Kusuma, Grogol Petamburan, mulai bulan Juni 2026. Program ini bertujuan mencapai target kota Jakarta yang bebas dari kebiasaan buang air besar sembarangan. Penyebab utamanya adalah masih ada warga yang membuang tinja langsung ke saluran air.

Penyebaran Septik Tank Berlangsung Bertahap

Menurut Lurah Wijaya Kusuma, Fajar Hidayah, saat melakukan inspeksi di lokasi, ada sekitar 150 titik septik tank yang dibutuhkan di seluruh kelurahan. Program ini dilakukan secara bertahap, dengan kerja sama antara pihak kelurahan dan Sudin SDA Jakarta Barat. Dalam anggaran 2025, dua titik prioritas sudah ditetapkan, yaitu di RW 07 (tiga titik untuk 11 KK) dan RW 05 (satu titik untuk lima KK).

Pada 2026, wilayah RT 11 dan RT 08 di RW 07 ditetapkan sebagai prioritas baru. “Di RT 11 RW 07, kita fokus pada dua titik yang bisa menampung kebutuhan sekitar 16 KK,” jelas Fajar. Ia menegaskan koordinasi terus dilakukan dengan Sudin SDA untuk memastikan proyek berjalan sesuai rencana.

Septik Komunal Disesuaikan dengan Kebutuhan Warga

“Tangki septik komunal ini volumenya rata-rata tiga sampai lima meter kubik. Volume disesuaikan dengan jumlah keluarga yang akan menggunakannya,” ucap Fajar.

Dalam hal perawatan, Fajar menyebutkan setelah masa garansi berakhir, tanggung jawab akan bergeser ke warga. “Kami harap warga yang menerima bantuan bisa merawatnya sendiri. Biaya penyedotan atau pemeliharaan rutin akan dikelola secara swadaya melalui pengurus RT/RW,” tambahnya.

Kondisi Saluran Air di RT 11 RW 07

Sementara itu, Ketua RT 11 RW 07, Handayani, menyebutkan wilayahnya dihuni oleh sekitar 90 KK. Namun, hanya 16 KK yang belum memiliki fasilitas septik tank. “Di RT 11, tiga titik septik akan dibangun untuk menampung kebutuhan 16 KK. Sisanya sudah punya,” katanya.

Dari pantauan ANTARA di lokasi pukul 17.00 WIB, saluran air di RT/RW 11/07 terlihat sangat keruh dan berbau tidak sedap. Lebih dari 10 KK masih membuang tinja langsung ke kali karena belum memiliki septik. Tepat di depan kantor ketua RT, tiga lubang tangki septik sudah terbentuk dari program sebelumnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *