Special Plan: Tekan stunting, Hankook Indonesia gelar program kesehatan di Cikarang
Program Kesehatan Hankook Indonesia Tekan Angka Stunting di Cikarang
Di Desa Hegarmukti, Cikarang, Jawa Barat, PT Hankook Tire Indonesia meluncurkan inisiatif kesehatan masyarakat yang mencakup edukasi gizi, pemeriksaan gratis, serta donasi untuk memperkuat layanan kesehatan. Program ini bertujuan mengurangi risiko stunting di wilayah tersebut, yang menjadi prioritas pemerintah nasional.
Komitmen Mendukung Kesejahteraan Masyarakat
Presiden Direktur perusahaan, Jung Jinkyun, menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan bentuk kontribusi Hankook dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kami berharap kegiatan ini menjadi bukti nyata upaya kami dalam memberikan manfaat kesehatan bagi warga sekitar operasional perusahaan,” tambahnya dalam pernyataan tertulis pada Jumat.
“Karena persentase stunting di Desa Hegarmukti lebih tinggi dibandingkan desa lain di Kabupaten Bekasi, kami memilih lokasi ini sebagai titik fokus,” jelas Jung Jinkyun.
Program tersebut dirancang untuk memberikan pelatihan kepada calon ibu dan orang tua anak usia 0-3 tahun, sebagai upaya pencegahan stunting sejak dini. Selain itu, kegiatan ini juga menyediakan sesi demonstrasi memasak yang memperkenalkan resep sehat, bertujuan memudahkan akses nutrisi bagi keluarga.
Kegiatan Komprehensif dan Kolaborasi dengan Posyandu
Dalam pelaksanaannya, program ini melibatkan pemeriksaan kesehatan gratis bagi anak-anak, termasuk pengukuran berat dan tinggi badan untuk memantau pertumbuhan serta mendeteksi stunting lebih awal. Inisiatif ini selaras dengan upaya Kementerian Kesehatan dalam memperluas akses layanan kesehatan, khususnya untuk pengurangan risiko masalah gizi.
Sebagai bagian dari kegiatan, perusahaan menyebarkan 17.500 paket gizi secara bertahap kepada enam desa di Kabupaten Bekasi, melalui Posyandu setempat. Rangkaian donasi ini diharapkan dapat mendukung kualitas kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.
Dukungan dari Pemerintah Daerah
Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, menyampaikan harapan program ini mampu menurunkan angka kasus stunting di wilayah setempat. “Dengan pendekatan pencegahan dan edukasi, kami percaya ini akan berdampak positif pada kesehatan generasi mendatang,” tuturnya.