Tingkat hunian kamar hotel di Jakarta lesu pada Februari 2026

Tingkat Hunian Hotel di Jakarta Turun di Bulan Februari 2026

Menurut data yang diungkapkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta, tingkat penghunian kamar hotel bintang di Jakarta pada Februari 2026 mencapai 51,72 persen, turun 0,78 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Kepala BPS DKI Jakarta, Kadarmanto, menjelaskan bahwa penurunan ini juga terjadi secara tahunan, sebesar 7,35 persen.

Kondisi Serupa Terjadi pada Hotel Non-Bintang

Tingkat penghunian kamar hotel non-bintang di Jakarta pada bulan yang sama tercatat sebesar 36,01 persen, menurun 2,89 persen secara bulanan dan 8,5 persen secara tahunan. Angka ini menunjukkan tren penurunan yang terus berlanjut untuk kategori hotel non-bintang.

Rata-Rata Lama Menginap Tamu Hotel

Dilihat dari durasi tinggal tamu, rata-rata lama menginap di hotel bintang Jakarta pada Februari 2026 mencapai 1,59 malam, atau sekitar satu hingga dua hari. “Angka ini naik 0,07 poin dibandingkan Januari 2026, namun turun 0,01 poin jika dibandingkan Februari 2025,” kata Kadarmanto.

Di sisi lain, rata-rata lama menginap tamu di hotel non-bintang pada Februari 2026 mencapai 1,38 malam. “Tingkat ini meningkat 0,04 poin secara bulanan dan 0,01 poin tahunan,” tambah Kadarmanto.

Dominasi Tamu Indonesia di Hotel Bintang

Dari segi proporsi tamu, mayoritas penghuni hotel bintang di Jakarta pada Februari 2026 berasal dari dalam negeri, dengan persentase 89,42 persen. Sementara tamu asing menyumbang 10,58 persen dari total penghuni.

“Hotel bintang tiga menjadi pilihan utama tamu Indonesia dengan proporsi 35,97 persen. Di sisi lain, tamu asing cenderung memilih hotel bintang empat, yang mencakup 42,20 persen dari total tamu,” ujar Kadarmanto.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *