Topics Covered: Krisis pengangkutan, TPS Rawadas dipenuhi sampah setinggi 4 meter

Krisis pengangkutan, TPS Rawadas dipenuhi sampah setinggi 4 meter

Jakarta, Selasa

Di kawasan Tempat Penampungan Sementara (TPS) Rawadas, Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur, sampah menumpuk hingga mencapai ketinggian empat meter. Ini terjadi karena kesulitan pengangkutan sampah di sekitar lokasi. Ketua RW 02, Ninu Hadi Purwanto, menjelaskan bahwa tumpukan sampah hari ini mencapai level tinggi karena tidak ada truk yang datang mengambilnya.

“Hari ini menumpuk seperti ini karena tidak ada truk yang merapat ke TPS, sehingga sampah menumpuk hingga setinggi dua sampai empat meter,” ujar Ninu Hadi Purwanto.

Kendala ini menyebabkan sampah dari warga terus berkumpul tanpa bisa segera dibawa ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang. Petugas kebersihan memaksa menumpuk sampah di TPS sementara untuk memastikan layanan tetap berjalan. “Sementara gerobak harus tetap dipakai mengambil sampah dari warga. Kalau tidak, warga akan protes. Jadi, solusi sementara adalah menumpuk dulu sambil menunggu truk datang besok pagi,” jelasnya.

Kondisi memburuk karena truk yang terisi sampah tidak bisa langsung mengosongkan muatannya di TPST Bantargebang. “Truk yang sudah terisi tidak bisa dibongkar, jadi sampai lokasi, mereka dikembalikan sambil menunggu izin pembongkaran,” tambah Ninu.

Kenaikan volume sampah juga mengganggu akses jalan di sekitar tempat pemakaman umum (TPU). “Jalan jadi terganggu, tapi dalam kondisi seperti ini, tidak ada pilihan lain selain menumpuk sampah dulu,” ungkap Ninu.

Sementara itu, warga sekitar mengeluhkan bau tidak sedap yang diakibatkan oleh tumpukan sampah. “Baunya tidak enak kalau lewat sini, kondisi jadi tidak nyaman,” kata warga bernama Oji (42).

Nunu memastikan pihaknya akan berkoordinasi kembali dengan dinas lingkungan hidup agar truk segera dikirim. “Kalau tidak ada truk, penumpukan sampah akan semakin parah. Kami sudah melaporkan ke lurah untuk mencari solusi,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *