Main Agenda: RUPST BTN Bahas Akuisisi Kredit Rp15,4 T, Ini Jadwalnya
RUPST BTN Bahas Akuisisi Kredit Rp15,4 T, Ini Jadwalnya
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) akan mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk tahun buku 2025. Salah satu topik utama yang dibahas adalah persetujuan akuisisi portofolio kredit senilai Rp15,43 triliun. Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), acara ini rencananya digelar pada Kamis, 23 April 2025.
Agenda Utama dalam RUPST
Dalam rapat tersebut, setidaknya 11 item agenda akan dibahas. Poin pertama mencakup persetujuan laporan tahunan serta pengesahan laporan keuangan konsolidasian, termasuk review tugas pengawasan dewan komisaris dan keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK) tahun buku 2025.
Agenda kedua berupa penggunaan laba bersih untuk tahun buku 2025. Selanjutnya, agenda ketiga terkait pengesahan gaji, honorarium, fasilitas, dan tunjangan direksi serta dewan komisaris untuk tahun buku 2026, serta remunerasi atas kinerja 2025.
Mata acara keempat adalah penunjukan akuntan publik untuk audit laporan keuangan konsolidasian dan PUMK tahun buku 2026. Agenda kelima mencakup pendelegasian wewenang untuk persetujuan Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) 2026–2030 dan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2027.
Poin keenam melibatkan persetujuan pengkinian rencana aksi pemulihan. Agenda ketujuh berupa penetapan kebijakan dan implementasi program dana pensiun dual. Mata acara kedelapan adalah pengambilalihan portofolio kredit dari lembaga keuangan perbankan lain.
Langkah ini bertujuan memperkuat operasional dan membesarkan portofolio kredit BTN. Nilai transaksi diperkirakan mencapai maksimal Rp15,432 triliun atau 42,6% dari ekuitas berdasarkan laporan keuangan konsolidasian per 31 Desember 2025 yang telah diaudit.
“Diperkirakan nilai transaksi tersebut adalah paling banyak sebesar Rp15,432 triliun atau sekitar 42,6% dari nilai ekuitas Perseroan berdasarkan Laporan Keuangan konsolidasian Perseroan per tanggal 31 Desember 2025 yang diaudit,”
Meski nilai transaksi telah diestimasi, kepastian akan ditentukan setelah proses due diligence oleh konsultan independen yang ditunjuk. Sebagai bentuk tata kelola perusahaan yang baik, BTN akan meminta persetujuan rencana transaksi dalam RUPST.
Agenda kesembilan mencakup perubahan anggaran dasar. Mata acara kesepuluh terkait laporan realisasi penggunaan dana dari penawaran umum berkelanjutan obligasi berwawasan sosial dan obligasi subordinasi 2025. Poin kesebelas adalah pengangkatan kembali anggota direksi serta perubahan susunan dewan komisaris.