Meeting Results: BRI (BBRI) Tebar Dividen Rp52,1 T, Tertinggi Sepanjang Sejarah

BRI (BBRI) Bagikan Dividen Tertinggi dalam Sejarah, Rp52,1 Triliun

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham tahunan, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) menyetujui pembagian 92% dari laba bersih tahun buku 2025, sejumlah Rp52,1 triliun. Jumlah ini setara dengan Rp346 per lembar saham. Pemakaian laba tersebut mencetak rekor tertinggi dalam sejarah BRI, baik secara nominal maupun persentase terhadap laba bersih. Sebelumnya, rekor tertinggi tercatat pada tahun 2024 dengan pembagian Rp51,73 triliun atau 86% dari laba tahun buku itu.

Selama tahun ini, BRI juga membagikan dividen interim sebesar Rp137 per saham, total Rp20,63 triliun, yang telah diberikan pada 15 Januari 2026. Dengan demikian, diperkirakan dividen final yang akan dibayarkan nanti mencapai sekitar Rp209 per saham. Dalam laporan keuangan tahun 2025, laba bersih BRI tercatat sebesar Rp57,13 triliun, turun 5,26% dibandingkan tahun 2024.

Penjelasan tentang Kinerja Keuangan

Pendapatan bunga BRI mencapai Rp207,78 triliun, naik 4,27% dibandingkan tahun sebelumnya. Beban bunga meningkat sedikit, sebesar 1,2% yoy, menjadi Rp57,28 triliun. Dengan demikian, pendapatan bunga bersih serta pendapatan jasa asuransi tumbuh 5,54% yoy hingga Rp151,8 triliun.

Sebagai informasi, pada awal tahun ini, BRI telah menyalurkan dividen interim tahun buku 2025 sebesar Rp137 per saham atau total Rp20,63 triliun.

Dalam fungsi intermediasi, kredit BRI meningkat signifikan menjadi Rp1.521,49 triliun, naik 12,31% yoy. Total aset perusahaan mencapai Rp2.135,37 triliun. Namun, rasio kredit bermasalah atau nonperforming loan (NPL) gross naik ke 3,29%, sementara NPL net mencapai 0,96%. Dana pihak ketiga BRI sebesar Rp1.466,84 triliun, dengan komposisi CASA sekitar 70,61%. Likuiditas menegangkan, dengan rasio loan to deposit ratio (LDR) mencapai 91,96%.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *