OJK Ungkap Potensi Besar Asuransi Hewan Peliharaan di Indonesia

OJK Ungkap Potensi Besar Asuransi Hewan Peliharaan di Indonesia

Di tengah meningkatnya popularitas hewan peliharaan sebagai anggota keluarga, OJK menyoroti peluang besar dalam sektor asuransi hewan yang belum sepenuhnya dimanfaatkan. Produk ini, meski masih jarang dikenal di masyarakat, semakin relevan dengan perubahan pola hidup dan nilai hewan dalam kehidupan sehari-hari.

Potensi Pertumbuhan Pasar Asuransi Hewan

Kepala Eksekutif OJK, Ogi Prastomiyono, menekankan bahwa kebutuhan akan asuransi hewan peliharaan semakin menguat di Indonesia. Menurutnya, peningkatan peran hewan sebagai bagian dari keluarga, terutama di perkotaan, menjadi dasar untuk mengembangkan produk ini. “Biaya pengobatan dan perawatan hewan, seperti rawat inap atau operasi, umumnya dipikul sendiri oleh pemilik. Di Asia Pasifik, pasar asuransi hewan telah menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, sementara di Indonesia penetrasi produk ini masih rendah, menciptakan ruang yang luas untuk ekspansi,” jelas Ogi.

“Kondisi ini dianggap OJK sebagai peluang untuk menghadirkan inovasi asuransi yang sesuai kebutuhan masyarakat, dengan memperhatikan kehati-hatian, perlindungan konsumen, serta keberlanjutan bisnis,” tambahnya.

Perkembangan Produk dan Peran Masyarakat

Saat ini, pasar asuransi hewan peliharaan di Indonesia masih terbatas, dengan jumlah penyedia yang minim dan cakupan pasar yang belum luas. Tingkat pemahaman masyarakat terhadap manfaat asuransi ini juga masih perlu ditingkatkan. Namun, bentuk perlindungan yang ditawarkan mirip dengan asuransi jiwa dan kesehatan, mencakup biaya perawatan, kremasi, serta pengobatan pihak ketiga.

Proyeksi Pasar Asia-Pasifik

Menurut Mordor Intelligence, nilai pasar asuransi hewan peliharaan di Asia-Pasifik mencapai US$9,69 miliar pada 2025. Proyeksi menunjukkan kenaikan hingga US$11,41 miliar pada 2026 dan US$25,94 miliar pada 2031, dengan tingkat pertumbuhan tahunan terbobot (CAGR) sebesar 17,82% selama periode 2026-2031. Faktor-faktor seperti peningkatan daya beli masyarakat, biaya perawatan hewan yang meningkat, dan kesadaran akan pentingnya hewan dalam kehidupan keluarga mempercepat pertumbuhan ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *