Solution For: Pemengang Dolar Simak! BI Ramal Rupiah Bakal Menguat
Pemengang Dolar Simak! BI Ramal Rupiah Bakal Menguat
Jakarta, pada hari Senin (13/4/2026), Bank Indonesia (BI) mengungkapkan proyeksi bahwa kurs rupiah akan mengalami peningkatan dalam jangka waktu menengah hingga panjang. Meskipun saat ini rupiah sedang menghadapi tekanan, hingga mencapai level Rp 17.100 per dolar AS, kinerja mata uang garuda dinilai masih dalam kondisi yang relatif baik.
Penjelasan dari Erwin Gunawan
Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI, Erwin Gunawan, menjelaskan bahwa ada tiga aspek fundamental yang menunjukkan potensi penguatan rupiah ke depan. “Kondisi rupiah saat ini dinilai stabil berdasarkan tiga indikator yang kita evaluasi,” tutur Erwin dalam acara Central Banking Forum 2026 CNBC Indonesia.
“Defisit transaksi berjalan masih berada di bawah ambang batas yang diterima, yakni sekitar 0,69%. Ini menandakan bahwa ekonomi kita tetap seimbang,” kata Erwin.
Erwin menyebutkan bahwa inflasi juga menjadi salah satu faktor yang mendukung stabilitas rupiah. Angka inflasi terkini, 3,48%, berada dalam rentang target BI sepanjang tahun ini, yaitu 2,5% plus minus 1%. Selain itu, cadangan devisa yang mencapai US$ 148,2 miliar dinilai memadai untuk memenuhi kebutuhan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah selama enam bulan.
“Dengan ketiga indikator ini, rupiah tampil dalam kondisi yang cukup baik, meski kita tidak sepenuhnya aman dari dampak gejolak global,” tegas Erwin.
Erwin menambahkan bahwa tekanan terhadap kurs rupiah saat ini lebih berkaitan dengan faktor risiko di luar negeri. Perang di Timur Tengah antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran dinilai bukan penyebab utama pergerakan mata uang. “Kita perlu bersabar menunggu dampak konflik tersebut berkurang,” ujarnya.