Special Plan: Donald Trump Makin Tajir, Harta Naik Jadi Rp111 Triliun dalam 2 Tahun

Donald Trump Makin Tajir, Harta Naik Jadi Rp111 Triliun dalam 2 Tahun

Sejak menjabat kembali sebagai presiden Amerika Serikat pada periode kedua, Donald Trump menjadi sorotan global. Kebijakannya selama masa pemerintahan menimbulkan berbagai perdebatan dan dampak terhadap perekonomian dunia. Namun, di balik kontroversi tersebut, kekayaan Trump justru mengalami peningkatan signifikan dalam dua tahun terakhir.

Mengacu pada laporan Forbes 2026, kekayaan Trump mencapai US$6,5 miliar atau setara Rp110,63 triliun. Kenaikan terbesar terjadi antara tahun 2025 dan 2026, dengan nilai kekayaan melonjak dari sekitar US$5,1 miliar menjadi US$6,5 miliar. Pertumbuhan ini menjadi yang tertinggi dalam sembilan tahun terakhir, sejak 2017.

Warisan Keluarga yang Membentuk Kekayaan Trump

Dalam sejarah kekayaannya, Trump bukanlah sosok yang membangun dari awal. Fakta sejarah menunjukkan bahwa keberhasilannya diakui berkat warisan keluarga. Perusahaan yang menjadi fondasi kekayaannya, The Trump Organization LLC, sebenarnya dibangun oleh kakeknya, Friedrich Trump.

“American Dream” adalah visi yang menggerakkan Friedrich Trump memilih pindah ke Amerika Serikat,” tulis Trump dalam bukunya, The Art of the Deal (1987).

Friedrich, seorang imigran dari Jerman, datang ke AS pada 1883. Di sana, ia memulai karier sebagai tukang cukur sebelum beralih ke bisnis. Dengan modal US$600, ia merintis usaha rambut dan restoran. Titik balik terjadi ketika Friedrich membeli lahan di Washington pada 1893 untuk dikembangkan menjadi hotel dan restoran bagi penambang emas.

Kemudian, bisnis Friedrich berkembang hingga menyentuh puncak kejayaan dengan kekayaan mencapai US$588 ribu. Sayang, ia wafat pada 1919 di usia 50 tahun, meninggalkan warisan yang diteruskan putranya, Frederick Trump. Frederick juga menggemari bisnis properti, dan menggabungkan perusahaan ayahnya di bawah bendera E. Trump & Son. Di sana, ia mengelola supermarket, taman hiburan, dan properti.

Setelah Frederick wafat pada 1999, bisnis Trump berpindah ke tangan Donald, cucu Friedrich. Akumulasi kekayaan dari generasi sebelumnya, ditambah kemampuan berbisnisnya, memperkuat posisi Donald sebagai salah satu tokoh terkaya dunia. Sejak itu, popularitasnya di dunia usaha dan hiburan memudahkan langkahnya ke ranah politik.

Sejak 2017, kekayaan Trump berkisar US$3,5 miliar. Namun, nilai tersebut menurun bertahap hingga mencapai titik terendah pada 2020 sebesar US$2,1 miliar. Setelahnya, terjadi pemulihan ke US$2,4 miliar (2021) dan US$3 miliar (2022). Meski tren melambat pada 2023-2024, kenaikan pesat pada 2025-2026 kembali mengangkat kekayaannya ke level baru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *