New Policy: DKI ajak industri berpartisipasi aktif dalam Sensus Ekonomi 2026

DKI Ajak Industri Berpartisipasi Aktif dalam Sensus Ekonomi 2026

Jakarta – Pemerintah DKI Jakarta, melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM), mengundang seluruh pelaku usaha untuk terlibat secara aktif dalam Sensus Ekonomi 2026. Tujuan utama adalah memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global. “Keterlibatan pelaku usaha bukan hanya kewajiban, tetapi juga bentuk kontribusi nyata dalam membangun Jakarta sebagai pusat ekonomi maju, inklusif, dan kompetitif,” jelas Elisabeth Ratu Rante Allo, Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta, dalam siaran di Jakarta, Kamis.

Konteks Sektor Industri

Dalam perekonomian DKI, sektor industri, terutama manufaktur, berperan penting sebagai salah satu pilar utama. Industri ini memberikan kontribusi signifikan, bahkan menempati posisi kedua setelah perdagangan dalam struktur ekonomi Jakarta. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) DKI menunjukkan bahwa pada 2025, industri mendukung 22,04 persen dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) kota. Di dalamnya, industri pengolahan menyumbang 11,13 persen.

Peran Sensus Ekonomi

“Industri sangat vital dalam menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi Jakarta sebagai pusat aktivitas nasional,” tambah Elisabeth.

Sensus Ekonomi 2026 dianggap sebagai alat strategis nasional yang mengumpulkan data dasar seluruh aktivitas ekonomi. Data akurat dan menyeluruh menjadi dasar pengambilan kebijakan, yang diperlukan untuk mewujudkan visi Jakarta menjadi salah satu dari 20 kota global teratas pada 2045.

Langkah Pemerintah

Sebagai bagian dari perangkat daerah, Dinas PPKUKM DKI berkomitmen mendukung pelaksanaan sensus tersebut. Elisabeth menegaskan bahwa kolaborasi ini bukan hanya bentuk kepatuhan terhadap program nasional, tetapi juga langkah konkret untuk memperkuat fondasi perencanaan pembangunan ekonomi berbasis data.

Sosialisasi untuk Partisipasi

Untuk meningkatkan partisipasi industri, pihaknya telah melakukan sosialisasi. Tujuannya agar pelaku usaha memahami peran serta kontribusi yang diperlukan dalam sensus. “Melalui sosialisasi, mereka bisa memperoleh gambaran lengkap tentang pelaksanaan sensus, serta pentingnya data dalam penyusunan kebijakan yang tepat sasaran,” tutur Elisabeth. Ia menambahkan, data yang dihimpun akan membantu mendorong pertumbuhan, perkembangan, dan keberlanjutan dunia usaha di Jakarta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *