Special Plan: Pramono bantah isu pemindahan kampus IKJ ke Kota Tua
Pramono bantah isu pemindahan kampus IKJ ke Kota Tua
Jakarta, Rabu – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyangkal berita mengenai rencana pindahnya Institut Kesenian Jakarta (IKJ) ke kawasan Kota Tua. Menurutnya, tidak ada rencana untuk memindahkan kampus seni tersebut, tetapi akan dibuat ruang bagi seniman untuk berkarya di wilayah itu. “Saya ingin memperjelas, IKJ nanti atau seniman-seniman akan diberikan ruang luas untuk berekspresi di Kota Tua,” jelas Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis. Ia menyebut bahwa gedung yang dipersiapkan untuk IKJ akan ada, tetapi setelah dipertimbangkan, pihaknya tidak akan memindahkan kampus tersebut.
Perkembangan Kota Tua sebagai destinasi wisata
Pramono menambahkan bahwa pemindahan IKJ justru berisiko mengubah tujuan utama revitalisasi Kota Tua sebagai pusat budaya. Nantinya, kawasan itu akan menjadi tempat aktivitas seni dan pelestarian budaya Jakarta. Ia juga menyampaikan bahwa Kota Tua memiliki ciri khas mirip dengan kawasan bersejarah di Eropa. “Kota Tua ini seperti Amsterdam-nya Belanda karena tipe dan konsepnya serupa,” ujarnya.
“Kemudian nanti di Kota Tua, kami bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan juga dengan Kementerian Investasi,” katanya.
Menurut Pramono, integrasi transportasi dan ruang publik di Kota Tua akan meningkatkan daya tarik kawasan sebagai destinasi wisata serta pusat seni. Selain itu, ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta hanya akan memindahkan ruang ekspresi IKJ ke wilayah tersebut, bukan tempat belajar seni para mahasiswa. Pemindahan ini diharapkan dapat mendorong bangkitnya Kota Tua sebagai kawasan cagar budaya. “Pembangunan berbasis transit (TOD) skala besar juga akan kami lakukan di sana,” tukas Pramono.