Ini Sumber Pasokan LPG-Minyak RI Pengganti Arab Cs

Ini Sumber Pasokan LPG-Minyak RI Pengganti Arab Cs

Jakarta, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjelaskan mengenai negara-negara baru yang menjadi sumber pasokan Liquefied Petroleum Gas (LPG) untuk menggantikan impor dari Timur Tengah. Dalam wawancara Rabu (8/4/2026), ia menyebutkan bahwa beberapa negara seperti Amerika Serikat, Australia, bahkan Afrika telah menjadi alternatif pasokan.

“LPG hingga saat ini masih aman karena pasokan dari Timur Tengah telah dialihkan ke negara-negara lain, termasuk Amerika, Australia, dan beberapa wilayah di Afrika,” ujar Bahlil di Kantor Kementerian ESDM.

Sebagai referensi, tahun ini Indonesia mengimpor sekitar 7,6 juta ton LPG setiap tahunnya untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Dari total tersebut, 70-75% berasal dari Amerika Serikat, 20% dari Timur Tengah, sementara sisanya diambil dari negara-negara lain seperti Australia.

Di sisi lain, peralihan impor juga terjadi untuk minyak mentah. Bahlil mengatakan bahwa pemerintah telah mengarahkan pengadaan ke negara-negara Afrika, termasuk Angola dan Nigeria.

Menariknya, produksi bahan bakar dalam negeri semakin meningkat. Kilang RDMP Balikpapan, kata Bahlil, telah memproduksi 5,6 juta kiloliter bensin dan 4,5 juta kiloliter solar. “Saat ini stok bahan bakar kita mencapai tingkat minimum nasional, sehingga Insya Allah stabil,” tambahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *