Key Strategy: Ini Kabar Terbaru Proyek Trem Bogor

Ini Kabar Terbaru Proyek Trem Bogor

Wali Kota Bogor Dedie Abdu Rachim memberikan informasi terkini mengenai perkembangan proyek trem yang akan menghubungkan pusat kota Bogor. Menurutnya, saat ini proyek tersebut masih dalam fase studi kelayakan atau feasibility study yang dilakukan bersama Colas Rail dari Prancis. “Saat ini, proyek trem Kota Bogor berada dalam fase studi kelayakan, dikerjakan bersama Colas Rail dari Prancis. Rekomendasi awal studi tersebut menunjukkan bahwa Bogor layak digunakan untuk sistem transportasi berbasis rel, salah satunya trem,” jelas Dedie kepada CNBC Indonesia, Minggu (12/4/2026).

Perkembangan Kemitraan dengan INKA

Sebagai lanjutan, Pemkot Bogor terus berkoordinasi dengan DJKA Kemenhub sebagai pihak pengawas dan INKA terkait pengadaan armada trem. “Dari studi kelayakan, kami sudah berkomunikasi dengan DJKA, Kemenhub, serta para pemangku kepentingan terkait. Yang paling strategis adalah industri perkeretaapian dalam negeri, karena INKA sedang membangun prototipe trem perkotaan Indonesia, termasuk versi bertenaga baterai,” tambahnya.

“Selanjutnya, kami melakukan semacam pengikatan kerja sama, masih dalam tahap MoU, sambil menunggu perkembangan lebih lanjut dari trem INKA. Dalam kesepakatan antara Kota Bogor dengan INKA, unit prototipe satu akan dijadikan sebagai showcase, sebagai bentuk prototipe yang bisa diakses oleh masyarakat Kota Bogor dan lain-lainnya, supaya masyarakat lebih mengenal dan lebih dekat bahwa masa depan transportasi perkotaan itu, antara lain adalah produksi dari industri perkeretaapian dalam negeri,”

Pemkot Bogor juga berencana bekerja sama dengan Kemenhub untuk menentukan implementasi rute trem. “Apa langkah selanjutnya? Yang dilakukan Pemkot Bogor adalah berkomunikasi dengan Kemenhub untuk mengeksplorasi pengimplementasian koridor. Dari studi kelayakan, sudah ada rencana empat koridor, tapi untuk tahap awal akan dibangun sepanjang 8 km mengelilingi Kebun Raya Bogor dari Terminal Baranangsiang,” terang Dedie.

Sementara itu, pihaknya belum bisa menjelaskan rincian empat koridor trem secara detail, karena masih dalam proses evaluasi. “Kami belum merinci rencana empat koridor tram tersebut, karena masih dalam tahap kajian,” pungkas Dedie.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *