Latest Program: Harga Pupuk Naik – Peremajaan Sawit Terkendala Ancam Produksi CPO RI

Harga Pupuk Naik – Peremajaan Sawit Terkendala Ancam Produksi CPO RI

Jakarta – Gulat Manurung, Ketua Umum Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo), menyebutkan beberapa tantangan yang dihadapi para petani mandiri dalam meningkatkan hasil produksi. Dalam wawancara dengan Andi Shalini, ia menjelaskan bahwa program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) yang bertujuan mengganti pokok sawit tua dan kurang produktif masih mengalami hambatan, khususnya karena aturan legalitas lahan yang bertumpuk dengan kawasan hutan.

Di sisi lain, petani terus berupaya meningkatkan hasil panen melalui pengelolaan tanaman yang sudah ada, dengan pemberian pupuk yang optimal. Namun, upaya ini terhambat oleh kenaikan harga bahan pupuk. Gulat Manurung menekankan perlunya dukungan pemerintah untuk mendorong pelaksanaan PSR, sehingga ia meminta pembentukan Badan Otoritas Sawit Indonesia guna mempercepat pengembangan sektor sawit.

“Kenaikan harga pupuk menjadi hambatan serius bagi petani dalam meningkatkan produktivitas,” ujar Gulat Manurung.

Dalam konteks global, APKASINDO juga mendorong pengembangan energi nabati berupa biodiesel sebagai alternatif berkelanjutan, terutama di tengah ketegangan Timur Tengah dan kenaikan harga minyak fosil. Kondisi ini dianggap sebagai peluang bagi Indonesia untuk memperkuat sektor sawit melalui perbaikan di bagian hulu dan peningkatan kapasitas produksi petani melalui penyederhanaan aturan regulasi.

Selengkapnya, simak dialog Andi Shalini dengan Ketua Umum Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo), Gulat Manurung, dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Senin, 06/04/2026).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *