Latest Program: Selat Hormuz Makan Korban, Jenazah Ditemukan di Kapal Kargo
Selebaran Hormuz Mengorbankan, Tiga Tubuh Manusia Ditemukan di Kapal Kargo
Dalam situasi ketegangan yang meningkat di kawasan Timur Tengah, tiga sisa tubuh manusia ditemukan di kapal kargo berbendera Thailand, Mayuree Naree, yang sebelumnya menjadi korban serangan di Selat Hormuz. Pernyataan ini disampaikan oleh pihak berwenang Thailand serta perusahaan pemilik kapal, saat insiden terjadi.
Menurut Kementerian Luar Negeri Thailand, tim penyelidik berhasil menemukan jenazah dalam operasi penyisiran kedua. Proses pencarian dihadapkan dengan tantangan besar, seperti kerusakan akibat api dan banjir di ruang mesin.
Kapal Mayuree Naree melintasi Selat Hormuz dari Pelabuhan Khalifa, Uni Emirat Arab, tanpa membawa muatan saat kejadian terjadi.
Precious Shipping, perusahaan pemilik kapal, mengonfirmasi temuan tersebut. Namun, mereka belum mampu menentukan jumlah korban atau identitas sisa tubuh yang ditemukan, menurut AFP yang mengutip pernyataan pada hari Minggu (5/4/2026).
Konflik regional yang memanas telah berdampak pada jalur utama pengiriman minyak global, Selat Hormuz. Serangan AS-Israel terhadap Iran pada akhir Februari memicu respons dari Teheran, yang secara efektif menutup jalur strategis tersebut.
Garda Revolusi Iran menyatakan telah menargetkan Mayuree Naree dan kapal Liberia karena mengabaikan peringatan sebelumnya.
Dewan Keamanan PBB mengalami penundaan dalam pemungutan suara tentang otorisasi penggunaan kekuatan pertahanan untuk melindungi pelayaran di Selat Hormuz. Kapal Mayuree Naree diasuransikan terhadap risiko perang, dan perusahaan menyatakan bahwa insiden saat ini tidak menyebabkan kerusakan finansial signifikan atau mengganggu operasi secara keseluruhan.