Latest Program: Video: Tantangan Industri Alkes: RI Masih “Kecanduan” Impor Bahan Baku

Video: Tantangan Industri Alkes RI Akibat Perang Timur Tengah

Pengaruh Ketergantungan pada Impor Bahan Baku

Perang antara Iran dan Amerika Serikat memberikan tekanan terhadap sektor alkes di Indonesia, menurut Febie Yuriza Poetri, Wakil Ketua Umum Asosiasi Produsen Alat Kesehatan Indonesia (ASPAKI). Dalam wawancara dengan Serliana Salsabila, ia menjelaskan bahwa industri alkes nasional masih bergantung pada bahan baku impor, sehingga rentan terhadap fluktuasi harga dan gangguan pasokan global.

Banyaknya penggunaan bahan baku luar negeri membuat industri alkes harus menghadapi kenaikan biaya produksi yang signifikan. Hal ini disebabkan oleh pelemahan nilai tukar rupiah serta kenaikan harga bahan baku hingga 20-40% karena kondisi ekonomi global yang tidak stabil. Selain itu, kenaikan biaya logistik juga memperparah tantangan tersebut.

“Daya tahan industri alkes bergantung pada kondisi internal dan strategi perusahaan saat menghadapi dampak perang Timur Tengah,” ujar Febie Yuriza Poetri.

Dalam upaya menjaga kelangsungan industri, ASPAKI meminta pemerintah memperkuat sektor hulu alkes. Tujuannya adalah untuk memenuhi kebutuhan bahan baku dalam negeri dan mengurangi ketergantungan pada impor. Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban produsen sekaligus meningkatkan ketahanan sektor kesehatan.

Bagaimana prospek industri alkes RI dalam menghadapi tantangan ini? Simak selengkapnya dalam wawancara dengan Febie Yuriza Poetri dalam program Profit, CNBC Indonesia, yang tayang pada Selasa, 31 Maret 2026.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *