Main Agenda: Prabowo Sebut Kata Bahlil BBM Aman, Ini Bukti Terbarunya

Prabowo Sebut Kata Bahlil BBM Aman, Ini Bukti Terbarunya

Jakarta, Presiden RI Prabowo Subianto mengingatkan masyarakat tetap tenang di tengah ketidakstabilan global dalam beberapa minggu terakhir, terutama berkaitan dengan isu bahan bakar minyak (BBM). Menurut Prabowo, pasokan BBM nasional saat ini dinilai dalam kondisi yang stabil. Penjelasan ini didasarkan pada laporan dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.

“Bahlil menyatakan situasi BBM saat ini stabil, sehingga masyarakat bisa tenang,” ujarnya dalam sesi Taklimat Presiden RI pada Rapat Kerja Pemerintah Anggota Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan, Jakarta, dikutip Kamis (9/4/2026).

Prabowo menekankan bahwa pemerintah tetap aktif mengambil langkah-langkah pencegahan meskipun kondisi BBM dinilai aman. “Stabil tidak berarti kita bisa rileks, kita tetap menjalankan tugas dan memantau dengan waspada,” tambahnya. Di sisi lain, Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Wahyudi Anas memberikan detail mengenai ketersediaan BBM secara terkini, baik yang bersubsidi maupun non subsidi.

Dalam laporan yang disampaikan selama Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XII DPR, Wahyudi menyebutkan bahwa stok BBM subsidi RON 90 atau Pertalite mencapai 1,51 juta Kilo Liter (KL) dengan konsumsi harian sebesar 84.038 KL. Dengan demikian, ketahanan pasokan berada di angka 18,1 hari. Sementara itu, BBM Non Subsidi Pertamax RON 92 memiliki stok yang cukup hingga 22,1 hari, sementara Pertamax Turbo RON 98 bisa bertahan hingga 46,5 hari.

“Jenis BBM bensin secara keseluruhan dalam kondisi aman, distribusi dan pelayanan ke masyarakat tetap terjaga,” jelas Wahyudi.

Untuk Solar Subsidi, stok nasional tercatat sebesar 1,57 juta KL dengan konsumsi harian 95.638 KL, sehingga ketahanannya mencapai 16,5 hari. Sementara Pertamina DEX CN53 memiliki ketahanan hingga 64,5 hari. Wahyudi menambahkan bahwa pergerakan stok BBM untuk bahan bakar gasoline dan gasoil tetap dinamis. “Kami memastikan kilang Pertamina Grup beroperasi normal tanpa gangguan perawatan, sehingga ketersediaan BBM tetap terjaga dengan baik,” pungkasnya.

Khusus untuk avtur, stok nasional mencapai 388.626 KL dengan konsumsi harian 13.816 KL, yang berarti ketahanannya mencapai 28,1 hari.

“Dengan data tersebut, kita bisa menyimpulkan bahwa stok BBM nasional secara umum dalam kondisi yang stabil dan aman,” tegas Wahyudi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *