Main Agenda: Purbaya Ungkap SAL Rp 420 T, Sebagian Dananya Parkir di Bank & BI

Purbaya Ungkap SAL Rp 420 T, Sebagian Dana Disimpan di Bank & BI

Jakarta, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa sisa Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang saat ini dikelola mencapai sekitar Rp 420 triliun. Dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR, Senin (6/4/2026), ia menjelaskan bahwa sebagian dana tersebut disimpan di perbankan, sementara sisanya berada di Bank Indonesia.

“Rp200 triliun disimpan di bank, saya tambah lagi Rp 100 triliun, sisa Rp100 triliun tetap di BI,” kata Purbaya.

Purbaya menegaskan bahwa pengaturan SAL dirancang sesuai dengan alur penerimaan pajak negara. Ia juga menyatakan bahwa strategi pengelolaan dana tersebut bertujuan untuk menjaga stabilitas pasokan uang di pasar. “Manajemen kas pemerintah harus sedemikian rupa sehingga tidak mengganggu suplai uang di pasar,” tuturnya.

Dalam paparan, Purbaya menyebutkan pertumbuhan basis uang (M0) saat ini sebesar 19%. Jika tren ini terus berlanjut sepanjang tahun, pertumbuhan likuiditas bisa meningkat menjadi 22%. “Kalau bisa dipertahankan terus-menerus, pertumbuhan likuiditas akan lebih tinggi,” ujarnya.

Menurut laporan, defisit anggaran pada tahun lalu mencapai 2,92% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Namun, berdasarkan audit Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), defisit 2025 diperkirakan turun menjadi sekitar 2,8%. Hal ini memberi ruang bagi pemerintah untuk menambah dana di Bank Indonesia. “Ada dana yang tidak terpakai, sehingga SAL meningkat tahun ini. Di sisi jelek karena uang belum habis, tapi di sisi baik karena memberi fleksibilitas,” jelasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *