Meeting Results: Produksi Timah TINS Ditargetkan Melejit 63% di 2026
Produksi Timah TINS Ditargetkan Melejit 63% di 2026
Dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XII DPR RI, Senin (13/4/2026), Direktur Utama Holding BUMN Industri Pertambangan MIND ID, Maroef Sjamsoeddin, mengungkapkan target produksi timah yang diusahakan oleh anak usahanya, PT Timah Tbk (TINS), pada tahun 2026 sebesar 29,1 ribu ton. Angka ini menunjukkan kenaikan signifikan dari realisasi produksi tahun 2025 sebesar 17,8 ribu ton.
“Pertumbuhan komoditas timah mencapai 63% menjadi 29,1 ribu ton, yang mencerminkan dampak positif dari upaya meningkatkan efisiensi operasional PT Timah,” jelas Maroef selama RDP dengan Komisi XII DPR RI.
Di samping timah, MIND ID juga menetapkan target peningkatan output untuk beberapa komoditas tambang lain. Untuk bauksit, target produksi diperkirakan naik 89% menjadi 5,3 juta wet metric ton (wmt), dibandingkan 2,8 juta wmt pada 2025. Bijih nikel ditargetkan meningkat 33% ke level 24,4 juta wmt dari 18,3 juta wmt di 2025.
Produksi feronikel pada 2026 akan bertambah 14% menjadi 18,4 ribu ton dalam nikel (tni), dibandingkan 16,1 ribu tni pada tahun sebelumnya. Sementara itu, batu bara diperkirakan mencapai 49,5 juta ton, naik 5% dari realisasi 2025 yang sebesar 47,2 juta ton.
Dalam menyampaikan visi perusahaan, Maroef menyatakan bahwa MIND ID berfokus pada hilirisasi, efisiensi operasional, dan pembuatan nilai tambah secara berkelanjutan. “Dengan dasar ini, kami yakin MIND ID bisa terus berkontribusi pada perekonomian nasional dan memberikan manfaat jangka panjang bagi semua pihak,” katanya.
Sebagai BUMN tambang nasional, MIND ID menjalankan tugas negara untuk memastikan pengelolaan sumber daya mineral dan batu bara memberi manfaat nyata serta dilakukan secara berkelanjutan. “Visi kami sebagai perusahaan pertambangan terintegrasi diwujudkan melalui strategi hilirisasi yang sedang berjalan dan terus diperkuat di seluruh unit usaha Grup MIND ID,” tambahnya.
Komitmen terhadap hilirisasi akan terus diterapkan melalui proyek pengolahan mineral, pemurnian logam, serta penguatan ketahanan energi melalui integrasi dari hulu hingga hilir. MIND ID memastikan bahwa mineral strategis memberi kontribusi langsung dan nilai tambah bagi negara.