New Policy: Berlakukan WFH & Pangkas Perdin ASN, APBN Hemat Segini!

Berlakukan WFH & Pangkas Perdin ASN, APBN Hemat Segini!

Dalam upaya mengurangi pengeluaran, pemerintah mengambil langkah strategis melalui kebijakan mitigasi risiko dan adaptasi terhadap perubahan global. Kebijakan ini mencakup penggunaan sistem kerja dari rumah (WFH) serta pengurangan anggaran perjalanan dinas. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa kebijakan tersebut bisa menyisihkan dana sebesar Rp 6,2 triliun untuk APBN.

“Potensi penghematan ke APBN mencapai Rp 6,2 triliun berupa penghematan kompensasi BBM, sementara total pembelanjaan BBM oleh masyarakat berkurang Rp59 triliun,” ujar Airlangga Hartarto dalam konferensi pers, Selasa (31/3/2026).

Penerapan WFH diterapkan untuk pegawai negeri sipil (ASN) di pusat dan daerah, dengan frekuensi satu kali seminggu, tepatnya pada hari Jumat. Sementara untuk sektor swasta, kebijakan tersebut akan diatur lebih lanjut oleh Kementerian Tenaga Kerja. Selain itu, anggaran perjalanan dinas dalam negeri dipangkas 50% dan luar negeri 70%. Hal ini dilakukan untuk menekan pengeluaran yang tidak terduga.

Kebijakan juga mencakup pengurangan mobilitas kendaraan dinas sebesar 50% dan mendorong penggunaan transportasi umum. Langkah ini diharapkan memberikan dampak signifikan dalam efisiensi pengeluaran negara, terutama di tengah tekanan inflasi dan keterbatasan anggaran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *