New Policy: Cadangan Emas Pongkor Menipis, Antam Lirik Ekspansi ke Arab Saudi
Cadangan Emas Pongkor Menipis, Antam Lirik Ekspansi ke Arab Saudi
PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengungkapkan stok emas di unit usaha pertambangan emas Pongkor semakin berkurang. Faktor ini mendorong perusahaan untuk merancang sumber cadangan baru, termasuk mengeksplorasi peluang di luar negeri. Direktur Utama Antam, Untung Budiharto, menjelaskan bahwa produksi dari Pongkor saat ini jauh di bawah 1 ton per tahun, bahkan hanya sekitar 450 kilogram setiap tahun.
“Kita saat ini hanya bisa menghasilkan di bawah 1 ton, Pak, malah 450 kg per tahun, Pak. Jadi, produksi ini sangat minim sekali. Antam memiliki satu tambang emas di Pongkor, Pak,” ujar Untung dalam RDP bersama Komisi VI DPR RI, Rabu (1/4/2026).
Untuk menutupi kebutuhan produksi, Antam sebelumnya memanfaatkan berbagai cara. Mulai dari program beli kembali emas, pembelian dari pabrik dalam negeri, hingga impor apabila pasokan terbatas. Di sisi lain, perusahaan juga diberi tugas untuk menelusuri cadangan baru di wilayah domestik. Kegiatan ini dimulai dengan survei sosial di beberapa daerah, termasuk Jawa Timur.
“Hanya saja, waktu penambangannya tidak bisa terburu-buru. Jika ditanya, 5 tahun baru bisa dimulai untuk mendapatkan cadangan dan sumber daya di sana,” katanya.
Selain eksplorasi dalam negeri, Antam juga sedang menggarap strategi ekspansi ke luar negeri. Salah satu tujuannya adalah memperkuat pasokan emas dengan mengeksplorasi daerah seperti Arab Saudi. “Tujuan strategi ini adalah mengimbangi pengoptimalan aset yang dimiliki dengan membuka kemungkinan pertumbuhan baru,” tambah Untung.