sismin.my.id
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

New Policy: Kemenhaj Siagakan 19 Mobil Golf di Mina, Bantu Jemaah Haji Lansia dan Kelelahan

Published Mei 30, 2026 · Updated Mei 30, 2026 · By Andi Kurniawan

Kemenhaj Siagakan 19 Mobil Golf di Mina untuk New Policy Jemaah Haji

New Policy - Dalam rangka menerapkan New Policy, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengoperasikan 19 unit mobil golf di kawasan Mina. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan jemaah haji yang mengalami kelelahan atau terpisah dari rombongan saat menjalani proses lontar jumrah. Mobil golf, kendaraan kecil dan cepat, ditempatkan di titik strategis untuk memudahkan akses bagi jemaah yang membutuhkan bantuan khusus.

Inisiatif Layanan Darurat dalam New Policy

New Policy Kemenhaj mencakup penggunaan mobil golf sebagai bagian dari sistem layanan darurat yang lebih terpadu. Penempatan armada ini dilakukan agar petugas bisa merespons kebutuhan jemaah secara cepat, terutama yang rentan terhadap kelelahan atau kondisi kritis selama ibadah haji. Menurut Maria Assegaff, juru bicara Kemenhaj, kepadatan arus jemaah dan cuaca ekstrem di Mina memerlukan tindakan proaktif untuk mengurangi risiko kecelakaan atau kejadian darurat.

“Dengan New Policy ini, kami mengoptimalkan sumber daya untuk menjangkau jemaah lansia, penyandang disabilitas, dan mereka yang mengalami kelelahan ekstrem, baik melalui mobil golf maupun Tim Mobile Crisis Rescue (MCR),” jelas Maria. Ia menambahkan bahwa mobil golf bisa bergerak di jalur sempit dan kurang ramai, sehingga efektif membawa jemaah ke titik aman.

Penggunaan mobil golf tidak hanya berfokus pada pendampingan jemaah lansia, tetapi juga untuk menjemput mereka yang tersesat, terjatuh, atau terpisah dari rombongan. Tim MCR turut ditempatkan di sekitar Jamarat Mina untuk memberikan pertolongan pertama dan mengelola arus jemaah yang padat. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya Kemenhaj memastikan seluruh jemaah menjalani ibadah haji tanpa hambatan.

Integrasi Tim Mobile Crisis Rescue (MCR) dalam New Policy

Selain mobil golf, New Policy Kemenhaj juga mencakup penempatan Tim Mobile Crisis Rescue (MCR) di area Jamarat Mina. Tim ini bertugas melakukan evakuasi darurat, menyediakan perawatan medis, dan memastikan kepadatan jemaah tidak memicu risiko kecelakaan. Maria menyebutkan bahwa MCR didirikan untuk menangani situasi kritis seperti jemaah yang pingsan, terluka, atau kelelahan berat.

“MCR bisa mengangkut jemaah lanjut usia atau penyandang disabilitas ke titik aman, sementara mobil golf membantu mengalirkan arus jemaah di jalur-jalur sempit,” kata Maria. Ia menjelaskan bahwa mobil golf berperan sebagai alat transportasi tambahan untuk meningkatkan kecepatan dan efisiensi dalam memberikan layanan kepada jemaah yang kesulitan berjalan.

Kesiapan Tim MCR dan mobil golf telah diuji sebelum pelaksanaan ibadah haji. Kemenhaj melakukan koordinasi dengan berbagai instansi untuk memastikan sistem ini berjalan optimal. Fasilitas seperti alat komunikasi dan peralatan medis disiapkan secara lengkap untuk mendukung tugas-tugas kritis yang diatur dalam New Policy.

Penyesuaian Jadwal Lontar Jumrah dalam New Policy

New Policy Kemenhaj juga mencakup rekomendasi jadwal lontar jumrah yang lebih aman. Jemaah dianjurkan menghindari aktivitas di jam 10.00 hingga 14.00 waktu Arab Saudi, saat suhu di Mina mencapai puncaknya. "Pilgrim disarankan memilih waktu lontar jumrah di luar jam ekstrem agar mengurangi risiko dehidrasi atau kelelahan berlebihan," ujar Maria.

“Penyesuaian jadwal ini merupakan bagian dari New Policy untuk menjaga kesehatan dan kenyamanan jemaah, terutama mereka yang berusia tua atau memiliki kondisi medis,” tambah Maria. Ia menekankan pentingnya jemaah tetap bergerak dalam kelompok dan mengikuti arahan petugas untuk menghindari kecelakaan akibat kelelahan.

Kebijakan ini didukung oleh penempatan petugas di sepanjang jalur Mina untuk memantau kondisi jemaah secara real-time. Selain itu, Kemenhaj juga memberikan edukasi kepada jemaah tentang cara mengatur waktu lontar jumrah agar tidak terjadi kepadatan berlebihan di area tertentu.

Kesiapan Layanan di Fase Mina

Kemenhaj memastikan semua layanan di fase Mina selaras dengan New Policy. Mobil golf dan Tim MCR ditempatkan di lokasi strategis, termasuk depan Mina Al-Wadi Hospital dan di sekitar gerbang terowongan Muaisim Turki. Penempatan ini diharapkan bisa mengurangi beban petugas dan mempercepat respons dalam situasi darurat.

“New Policy ini adalah upaya terpadu untuk memperkuat perlindungan jemaah, baik melalui mobil golf maupun MCR, serta mengoptimalkan koordinasi dengan pihak terkait,” pungkas Maria. Kebijakan ini tidak hanya fokus pada jemaah lansia, tetapi juga menyasar semua kelompok yang rentan saat menjalani rangkaian ibadah haji.

Dengan New Policy, Kemenhaj mencoba menghadirkan solusi yang lebih praktis dan efektif. Armada mobil golf serta kehadiran Tim MCR menjadi bagian dari strategi komprehensif untuk memastikan seluruh jemaah merasa aman, nyaman, dan terlayani selama berada di Mina. Kebijakan ini akan terus diperbaiki sesuai kebutuhan di lapangan.