New Policy: Tak Cuma China & India, PTBA Punya Pasar Baru Sampai ke Eropa
Tak Cuma China & India, PTBA Punya Pasar Baru Sampai ke Eropa
PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mengungkapkan bahwa jangkauan pasar batu bara mereka tidak hanya terbatas pada Asia. Perusahaan juga mulai menembus wilayah Eropa sebagai destinasi ekspor baru. Diversifikasi ini bertujuan memastikan target penjualan ekspor tetap tercapai, mengingat sebelumnya fokus pemasaran utama hanya pada China dan India.
Ekspansi ke Pasar Global
Direktur Utama PTBA Arsal Ismail menyebutkan bahwa selain mengembangkan pasar di Asia, perusahaan juga sedang mengeksplorasi peluang di Eropa. “Beberapa negara seperti Bangladesh, Vietnam, Korea Selatan, dan Filipina menjadi sasaran baru untuk meningkatkan pemasaran,” kata Arsal dalam paparan kinerja perusahaan, Selasa (7/4/2026).
“Kami juga melakukan diversifikasi untuk melakukan pemasaran-pemasaran yang selama ini konsentrasinya hanya ke China dan India. Tapi kami juga sudah mengembangkan ke Bangladesh, ke Vietnam, ke Korea Selatan dan Filipina,” ujar Arsal dalam paparan kinerja perusahaan, dikutip Selasa (7/4/2026).
Selain itu, perusahaan mencoba ekspor ke Eropa, khususnya Spanyol dan Rumania, meskipun volume belum terlalu signifikan karena waktu transportasi yang lebih lama. “Dan juga kami juga mencoba kemarin ke Eropa, ini ke Spanyol dan Romania tapi tidak banyak karena waktunya yang memang panjang,” jelasnya.
Ekspor Tahun 2025
Ekspansi tersebut melengkapi porsi penjualan batu bara PTBA yang sepanjang tahun 2025 mencatatkan pertumbuhan 6% menjadi 45,4 juta ton. Dari total volume tersebut, sekitar 54% digunakan untuk kebutuhan domestik, sedangkan 46% sisanya dikirim ke pasar internasional.
Penjualan batu bara PTBA dalam tahun 2025 mencatatkan peningkatan sebesar 6%, mencapai 45,4 juta ton. Dari total volume penjualan tersebut, perusahaan tetap memprioritaskan pemenuhan kebutuhan domestik sebesar 54%, sementara 46% sisanya ditujukan untuk ekspor.
Pernyataan tersebut menegaskan peran PTBA sebagai pilar ketahanan energi nasional dan menunjukkan upaya perusahaan untuk memperkuat stabilitas sektor energi serta perekonomian Indonesia.