New Policy: Trump Menyerah, AS Sepakat Cairkan Aset Iran di Qatar Rp 102 Triliun
Trump Menyerah, AS Setujui Pencairan Aset Iran di Qatar Rp 102 Triliun
Presiden AS Donald Trump menyatakan persetujuan untuk melepas dana Iran yang selama ini dibekukan di Qatar, berdasarkan laporan Reuters. Sumber dari lingkaran Iran menyebutkan bahwa langkah ini menunjukkan komitmen serius Washington dalam perundingan di Islamabad. Tujuan utama adalah memastikan keamanan jalur perdagangan minyak global, Selat Hormuz, yang akan menjadi fokus utama pembicaraan.
“Pencairan dana tersebut berkaitan langsung dengan upaya menjaga kelancaran pengangkutan minyak melalui Selat Hormuz, yang diharapkan menjadi isu utama dalam negosiasi,” kata Reuters dalam laporan Sabtu (11/4/2026).
Dana sebesar 6 miliar dolar AS (sekitar Rp 102,53 triliun) dianggap sebagai bentuk pencairan aset Iran yang disimpan di Qatar. Namun, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah AS atau Kementerian Luar Negeri Qatar mengenai hal ini. Dana tersebut awalnya dibekukan pada 2018 oleh pemerintah AS dan sempat dijadwalkan dicairkan pada 2023 sebagai bagian dari pertukaran tahanan.
Pada Oktober 2023, dana kembali dibekukan oleh pemerintahan Joe Biden setelah serangan Hamas terhadap Israel. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk tekanan atas kebijakan Iran. Aset yang dibekukan berasal dari penjualan minyak Iran ke Korea Selatan, yang sempat diblokir setelah Trump menerapkan sanksi baru pada 2018.
Dalam pertukaran tahanan September 2023 yang dimediasi Doha, dana tersebut dipindahkan ke Qatar. Deal ini melibatkan pembebasan lima warga AS yang ditahan di Iran, sebagai imbalan atas pelepasan dana dan pembebasan lima warga Iran yang ditahan di AS. Pejabat AS menyatakan dana hanya bisa digunakan untuk kebutuhan kemanusiaan, seperti bantuan makanan dan obat-obatan.
Pembelian barang-barang tersebut akan diawasi oleh Departemen Keuangan AS. Pemindahan dana ke Qatar menjadi bagian dari upaya menyeimbangkan hubungan antara AS dan Iran, sambil menjaga kepentingan strategis terkait keamanan selat itu.