Special Plan: 15 Update Perang Iran VS AS, Prajurit RI Tewas-Trump Sinyal ‘Damai’

15 Update Perang Iran VS AS, Prajurit RI Tewas-Trump Sinyal ‘Damai’

Jakarta – Perang di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat (AS) semakin memanas, meluas ke beberapa negara kawasan. Serangan rudal, operasi militer, dan kenaikan jumlah korban jiwa menjadi indikator perluasan konflik.

1. Komandan Iran Tewas

Iran mengonfirmasi kematian komandan Garda Revolusi, Alireza Tangsiri, akibat serangan udara Israel beberapa hari sebelumnya. Pernyataan resmi dari Sepah News menyebutkan, “Tangsiri meninggal karena luka parah” setelah menjadi korban serangan.

2. Israel Serang Pabrik Senjata Iran

Militer Israel melaporkan telah menyerang sejumlah fasilitas produksi senjata di Teheran, meliputi pabrik rudal permukaan-ke-udara jarak jauh. Mereka menyatakan operasi tersebut menghancurkan puluhan unit produksi.

3. Pemadaman Internet Nasional Iran

Setelah sebelumnya terganggu, pasokan listrik di sebagian wilayah Teheran dan sekitarnya telah pulih, menurut pemerintah Iran. Namun, pemadaman internet nasional terus berlangsung selama 30 hari, memutus akses informasi bagi jutaan warga, seperti dilaporkan AFP.

4. Beirut Kembali Diserang

Wilayah selatan Beirut kembali menjadi sasaran serangan pada Senin. Militer Israel menyebutkan targetnya adalah fasilitas Hizbullah, setelah sebelumnya memberi peringatan untuk warga mengungsi.

5. Prajurit RI Tewas di Lebanon

Indonesia mengonfirmasi satu personel penjaga perdamaian tewas di Lebanon akibat tembakan artileri tidak langsung di Adchit al Qusayr. Tiga rekan lainnya terluka. Sementara itu, Kementerian Kesehatan Lebanon mencatat total korban jiwa mencapai 1.238 orang sejak konflik dengan Hizbullah berlangsung.

6. Trump Berencana Rebut Pulau Kharg

“Saya rasa mereka tidak memiliki pertahanan apa pun. Kita bisa merebutnya dengan sangat mudah,” ujarnya dalam wawancara dengan The Financial Times.

Presiden AS, Donald Trump, menyatakan AS mampu mengambil alih Pulau Kharg, terminal minyak Iran yang strategis.

7. Arab Saudi Cegat Rudal

Arab Saudi mengklaim berhasil menghentikan lima rudal balistik yang mengarah ke Provinsi Timur. Asal peluncuran rudal tersebut belum diungkap.

8. Serangan Mematikan Hantam Kuwait

Serangan Iran terhadap fasilitas listrik di Kuwait menewaskan seorang pekerja India dan merusak bangunan. Kementerian Pertahanan Kuwait juga melaporkan 10 personel militer terluka.

9. Israel Tingkatkan Anggaran Pertahanan

Parlemen Israel menyetujui tambahan dana militer sekitar US$10 miliar, sehingga total belanja pertahanan mencapai US$45 miliar. Ini dilakukan untuk mendukung operasi militer yang berlangsung.

10. Pabrik Air Berat Iran Alami Kerusakan

Badan Energi Atom Internasional (IAEA) melaporkan fasilitas produksi air berat Iran di Khondab rusak parah setelah diserang Israel. Fasilitas ini dianggap sebagai pusat utama produksi plutonium untuk senjata nuklir.

11. Pakistan Jadi Mediator Damai

Pakistan menawarkan diri sebagai pihak yang memediasi konflik antara AS dan Iran, siap menjadi tempat pembicaraan. Dukungan untuk inisiatif ini didapat dari PBB dan China.

12. Dubes Iran Di Lebanon Tidak Meninggalkan Negara

Duta Besar Iran untuk Lebanon dilaporkan menolak meninggalkan Lebanon meski dinyatakan persona non grata. Pemerintah Lebanon menilai ia terlibat dalam urusan domestik.

13. Universitas Iran Jadi Sasaran Serangan

Satu universitas di Isfahan, Iran, kembali menjadi target serangan udara AS-Israel, menandai serangan kedua sejak konflik pecah.

14. Ekspansi Zona Keamanan Israel

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan perluasan zona keamanan di Lebanon sebagai bagian dari operasi militer yang terus berlangsung.

15. Trump Beri Sinyal Perang Bisa Damai

“Kita telah mengalami perubahan rezim,” katanya dikutip AFP, Senin. “Kesepakatan bisa tercapai segera dengan Teheran.”

Trump menyatakan perang Amerika-Israel melawan Iran memiliki peluang untuk berakhir secara damai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *