Special Plan: Aktif Kurangi Sampah & Emisi Karbon, Indocement Raih PROPER Emas 2025
Aktif Kurangi Sampah & Emisi Karbon, Indocement Raih PROPER Emas 2025
Di Jakarta, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk meraih penghargaan PROPER 2025 dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dengan kategori Emas. Penghargaan ini sebagai bentuk pengakuan atas komitmen perusahaan dalam menjaga lingkungan yang berkelanjutan. Upacara penyerahan hadiah berlangsung di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Selasa (7/4/2026), langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengelola Lingkungan Hidup (BPLH) Hanif Faisol Nurofiq.
Langkah Inovatif untuk Pengurangan Emisi
Direktur Utama Indocement, Christian Kartawijaya, menjelaskan bahwa perusahaan aktif dalam mengurangi sampah dan emisi karbon melalui berbagai inovasi. Salah satu pencapaian terbesar terjadi di Pabrik Citeureup, yang mendapatkan PROPER Emas karena penggunaan RDF (Refuse Derived Fuel) hingga 500-600 ton per hari. Ini berarti total sampah yang diolah mencapai 1.500-2.000 ton setiap hari, menurut penjelasan Christian.
“Jadi, kami di Pabrik Citeureup menerima PROPER Emas karena aktivitas tahun ini, khususnya berhasil menerapkan RDF 500-600 ton per hari. Artinya, itu setara dengan 1.500-2.000 ton sampah yang kita musnahkan di pabrik tersebut,” ungkap Christian kepada CNBC Indonesia.
Pemanfaatan Bahan Bakar Alternatif
Indocement juga mengoptimalkan sekam padi sebagai pengganti bahan bakar tradisional. Menurut Christian, penggunaan bahan bakar alternatif ini berhasil menekan emisi karbondioksida secara signifikan. “Tahun demi tahun, kita terus meningkatkan penggunaan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan. Hal ini menjadi salah satu program unggul perusahaan,” tambahnya.
Inovasi Teknologi untuk Efisiensi Energi
Perusahaan menerapkan inovasi Manajemen Operasi dan Perbaikan Berkelanjutan pada Alat Hot Disc Reactor (HDR), yang membantu menurunkan penggunaan energi listrik hingga 1.165.000 Gigajoule. Selain itu, ada dua inovasi lain: IEF (Isolator Eco-Friendly) yang mengurangi transportasi dan emisi GRK sebesar 3.970,3 kg CO₂, serta GREENGRAM-LITE yang berhasil mengurangi limbah sekitar 50,40 ton.
Program PROPER: Pendorong Kepatuhan Lingkungan
Penghargaan PROPER rutin diadakan untuk memastikan ketaatan perusahaan terhadap aturan lingkungan hidup. Penilaian berdasarkan sejumlah parameter, termasuk ketaatan pada standar lingkungan dan kriteria di luar persyaratan minimal. Ketaatan meliputi pengendalian pencemaran air, pemeliharaan sumber daya air, pengelolaan limbah B3 (bahan beracun dan berbahaya), serta pengurangan kerusakan lahan. Sementara kriteria beyond compliance lebih fleksibel, sesuai perkembangan teknologi dan isu lingkungan global.