Special Plan: Harbour Road II Garapan WIKA Jadi Tol Layang Ikonik di Jakarta Utara
Harbour Road II Garapan WIKA Jadi Tol Layang Ikonik di Jakarta Utara
Strategi Infrastruktur untuk Mengatasi Kepadatan
Proyek Jalan Tol Ancol Timur-Pluit (Elevated), atau Harbour Road II, terus dijalankan oleh PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam pengembangan infrastruktur nasional. Proyek ini bertujuan mengurangi hambatan lalu lintas serta meningkatkan keterhubungan di wilayah Jakarta Utara. Dengan total panjang sekitar 9,7 kilometer, jalan layang ini menghubungkan area Ancol Timur hingga Pluit, melewati titik strategis seperti Tanjung Priok dan Jalan RE Martadinata.
Kolaborasi dan Target Pemenuhan
Harbour Road II dibangun melalui kerja sama WIKA dengan PT Girder Indonesia (GI), menggunakan skema design and build. Nilai kontrak yang diterima WIKA mencapai Rp5,02 triliun, dengan target penyelesaian pada 31 Desember 2026. Proyek ini diharapkan menjadi solusi efektif dalam memperkuat sistem distribusi logistik ke kawasan pelabuhan dan pusat ekonomi utara Jakarta.
Inovasi Teknis dalam Konstruksi
Salah satu ciri khas Harbour Road II adalah desain dan metode pembangunan yang unik. Struktur jalan layang ini mencapai ketinggian sekitar 38 meter di atas permukaan tanah, menjadikannya salah satu proyek elevated paling tinggi di kota metropolitan. Teknologi segmented box girder dengan lebar 14,3 meter, yang tidak dilengkapi dengan ribs, memberikan keunggulan efisiensi dan kekuatan struktur.
Dalam konstruksi, proyek ini juga mencatatkan rekor bentang steel box girder terpanjang tanpa shoring, mencapai 70 meter. Faktor keterbatasan ruang dan adanya jalur transportasi lainnya seperti jalan tol, kereta api, serta sungai memaksa penerapan metode yang presisi, seperti bored pile, column pier, pier head, dan erection girder yang terintegrasi.
Nilai Tambah untuk Mobilitas dan Ekonomi
Direktur Utama WIKA, Agung Budi Waskito, mengungkapkan bahwa Harbour Road II bukan hanya proyek fisik, tetapi juga representasi inovasi konstruksi modern di Indonesia. “Proyek ini menunjukkan kemampuan WIKA dalam merancang solusi infrastruktur di tengah dinamika kawasan perkotaan yang kompleks. Kami berkomitmen menyelesaikannya dengan kualitas optimal, tepat waktu, serta berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi dan mobilitas,” katanya, dikutip Senin (6/4/2026).
“Dengan keunggulan tersebut, Harbour Road II tidak hanya meningkatkan aksesibilitas, tetapi juga menjadi simbol transformasi infrastruktur yang berdampak luas di kawasan pesisir utara Jakarta,” pungkas Agung.