Special Plan: Harga Batu Bara Acuan (HBA) RI Awal April 2026, Rata-Rata Masih Naik!

Harga Batu Bara Acuan (HBA) RI Awal April 2026, Rata-Rata Masih Naik!

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) secara resmi mengumumkan harga batu bara acuan (HBA) untuk penjualan periode pertama April 2026. Penetapan ini diumumkan melalui Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM Nomor 135 Tahun 2026, yang berisi penyesuaian Harga Mineral Logam Acuan dan Harga Batubara Acuan untuk bulan April 2026. Pemerintah membagi HBA ke dalam empat kategori berdasarkan standar kualitas tertentu.

Perbandingan dengan Periode Maret 2026

Ketiga kategori batu bara—kategori I, II, dan III—menunjukkan peningkatan harga dibandingkan periode kedua Maret 2026. Namun, kategori batu bara dengan kalori tertinggi mengalami penurunan. “Perubahan ini mencerminkan dinamika pasar global yang terus berkembang, seiring kebutuhan energi dan mineral strategis yang tetap menjadi fokus utama,” kata Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara ESDM dalam unggahan Instagram @ditjenminerba, yang dikutip Rabu (1/4/2026).

“Perubahan ini mencerminkan dinamika pasar global yang terus berkembang, seiring kebutuhan energi dan mineral strategis yang tetap menjadi fokus utama,” tulis Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM dalam unggahan Instagram @ditjenminerba, dikutip Rabu (1/4/2026).

Daftar Harga Batu Bara Acuan April 2026

Batu bara dengan kesetaraan nilai kalor 6.322 kcal/kg GAR, total moisture 12,26%, total sulfur 0,66%, dan ash 7,94% ditetapkan pada harga US$ 99,87 per ton. Angka ini lebih rendah dibandingkan periode kedua Maret 2026 sebesar US$ 103,01 per ton.

Kategori HBA I (5.300 kcal/kg GAR, 21,32% moisture, 0,75% sulfur, 6,04% ash) ditetapkan pada US$ 72,28 per ton. Harga ini naik dari US$ 71,55 per ton di Maret 2026.

Untuk HBA II (4.100 kcal/kg GAR, 35,73% moisture, 0,23% sulfur, 3,9% ash) ditetapkan US$ 49,99 per ton. Jumlah ini meningkat dari US$ 48,32 per ton periode sebelumnya.

Sementara HBA III (3.400 kcal/kg GAR, 44,30% moisture, 0,24% sulfur, 3,88% ash) ditetapkan pada US$ 35,23 per ton. Harga ini lebih tinggi dari US$ 34,25 per ton di Maret 2026.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *