Special Plan: Sesumbar Trump Remehkan Minyak Iran: Kami Tak Butuh

Sesumbar Trump Remehkan Minyak Iran: Kami Tak Butuh

Jakarta, pada Rabu (2/4/2026) malam, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan bahwa negaranya kini menguasai sumber daya energi yang besar. Ia menyatakan AS tidak lagi bergantung pada pasokan minyak dari kawasan Timur Tengah, berkat kekuatan militer yang berhasil mengambil alih Venezuela dalam waktu singkat.

Menurut Trump, tindakan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat keberadaan ekonomi Amerika di tingkat global. “Kita tidak lagi membutuhkan minyak mereka atau apa pun yang mereka miliki,” ujarnya dalam pidatonya di Gedung Putih.

“Kita berada di sana untuk membantu sekutu kita. Harga gas akan turun dengan cepat, dan ekonomi kita akan segera menderu kembali seperti belum pernah terjadi sebelumnya,” tegas Trump.

Trump juga menyebut bahwa Operasi Epic Fury telah menghancurkan kekuatan utuh Angkatan Laut dan Angkatan Udara Iran. Ia menegaskan bahwa sebagian besar pemimpin rezim yang dianggapnya sebagai teroris kini telah gugur akibat serangan yang akurat. Fasilitas nuklir Iran, menurut laporan militer, telah dihancurkan dengan menggunakan pesawat pengebom B-2 yang tak terdeteksi.

Dalam pidatonya, Trump memperingatkan bahwa satelit dilibatkan secara ketat untuk memastikan tidak ada upaya membangun kembali infrastruktur Iran. “Kita akan memukul mereka dengan sangat keras selama dua hingga tiga minggu ke depan. Kita akan membawa mereka kembali ke zaman batu, tempat asal mereka,” tambahnya.

Selain itu, Trump menyatakan target selanjutnya adalah seluruh pembangkit listrik Iran jika kesepakatan diplomatik tidak tercapai. Ia sengaja tidak menyentuh fasilitas minyak Iran agar negara tersebut tetap memiliki peluang kecil untuk bertahan secara ekonomi. Operasi ini telah berjalan selama 32 hari, yang ia bandingkan dengan perang-perang besar sebelumnya yang memakan waktu bertahun-tahun.

Trump menutup pernyataannya dengan mengklaim bahwa dunia menyaksikan kekuatan dan kecemerlangan militer AS yang tak tertandingi. “Amerika Serikat akan menjadi lebih aman, lebih kuat, dan lebih makmur daripada sebelumnya,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *