Topics Covered: Breaking News! Trump Batal Ratakan Iran, Sepakat Gencatan Senjata
Breaking News! Trump Batal Ratakan Iran, Sepakat Gencatan Senjata
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengumumkan kesepakatan untuk menghentikan konflik sementara dengan Iran pada Selasa, 7 April 2026. Langkah ini meniadakan ancaman serangan besar yang sebelumnya dikeluarkan oleh Trump, hanya kurang dari dua jam sebelum tenggat waktu yang ditetapkan bagi Teheran untuk membuka kembali Selat Hormuz.
Mengutip Reuters, Trump menyebutkan bahwa kemajuan signifikan dalam komunikasi antar pihak menjadi alasan utama dirinya bersedia menunda tindakan militer. Ia menegaskan bahwa proposal perdamaian yang diterima dari Iran dianggap logis dan layak untuk dibahas lebih lanjut. “Iran telah menyajikan rancangan 10 poin yang bisa menjadi dasar negosiasi,” ujar Trump.
“Kesepakatan ini akan diselesaikan dan diperbaiki dalam dua minggu, sehingga kita bisa mencapai perdamaian jangka panjang dengan Iran dan wilayah Timur Tengah,” tulis Trump dalam unggahan di Truth Social.
Beberapa jam sebelumnya, Trump sempat mengancam akan menghancurkan infrastruktur sipil Iran jika tuntutannya tidak dipenuhi. Ia menyatakan bahwa peradaban utuh akan berakhir malam itu. Namun, sikapnya berubah setelah menegaskan bahwa gencatan senjata akan berlaku timbal balik.
Kesepakatan terakhir ini bergantung pada komitmen Iran untuk segera menghentikan penghalang pasokan minyak dan gas di Selat Hormuz. Jalur tersebut menjadi kunci karena menangani sekitar 20% dari total pengiriman minyak global.
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, mengonfirmasi kesiapan pihaknya untuk meredakan ketegangan. Ia menyatakan bahwa jalur pelayaran internasional yang sempat terganggu akan kembali terbuka sesuai kesepakatan. “Teheran akan menghentikan serangan balasan dan menjamin ketersediaan jalur aman melalui Selat Hormuz,” tambah Araqchi.
Seusai pengumuman Trump, militer Israel melaporkan deteksi rudal dari Iran menuju wilayah mereka. Namun, dua pejabat Gedung Putih mengonfirmasi bahwa Israel akhirnya menyetujui gencatan senjata selama dua minggu dan menunda kampanye pengeboman.
Iran juga memastikan bahwa diskusi lanjutan akan dilakukan di Islamabad, Pakistan, pada hari Jumat, 10 April 2026, dengan bantuan mediasi dari perdana menteri setempat. Media pemerintah Iran menyebut langkah Trump sebagai mundur yang memalukan.
Setelah pernyataan Trump, pasar global langsung mengalami perubahan. Harga minyak mentah AS turun tajam lebih dari 17% ke level US$ 92 per barel. Sementara kontrak berjangka saham AS naik, memberi harapan bagi ekonomi dunia yang sempat terancam resesi akibat penutupan jalur energi.