Topics Covered: Singgung Ego Pemimpin, Pramono Janji Lanjutkan Program Lama
Singgung Ego Pemimpin, Pramono Janji Lanjutkan Program Lama
JAKARTA – Dalam acara halalbihalal Paguyuban Jawa Tengah di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Minggu (12/4/2026), Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengkritik kelemahan mendasar dalam budaya kepemimpinan, yaitu dominasi ego yang terlalu besar di kalangan pemimpin. Ia menyoroti kebiasaan pemimpin baru yang sering memutuskan program lama tanpa melanjutkannya.
“Salah satu kelemahan bangsa kita adalah egonya terlalu besar. Begitu jadi pemimpin, program pemimpin sebelumnya tidak dilanjutkan,” ujar Pramono.
Menurutnya, dalam memimpin Ibu Kota, ia berkomitmen untuk menghindari sikap egosentris. Pramono menegaskan akan mengakui dan melanjutkan berbagai inisiatif dari masa kepemimpinan sebelumnya, termasuk program yang pernah ditetapkan oleh mantan gubernur.
“Kalau saya tidak. Semua saya lanjutkan, dari Bang Yos (Sutiyoso). Bang Foke (Fauzi Bowo), alhamdulillah untuk urusan kebetawian juga sudah selesai. Majelis Kaum Betawi sekarang sudah mulai rukun, dan kemarin Lebaran Betawi di Lapangan Banteng berjalan dengan baik,” sambungnya.
Salah satu contoh yang ia sebutkan adalah penyelesaian isu RS Sumber Waras, yang sempat memicu konflik di masa kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama. Saat ini, masalah tersebut telah tuntas, dan lokasi tersebut akan dikembangkan menjadi rumah sakit bertaraf internasional.
“Termasuk peninggalannya Pak Ahok, Rumah Sakit Sumber Waras yang dulu hampir membuat beliau memiliki persoalan hukum. Alhamdulillah sekarang sudah selesai. Kita sudah bahas, dan segera akan dibangun tahun ini Rumah Sakit Internasional Sumber Waras dengan luas 3,6 hektare,” ujarnya.