Topics Covered: Trump Komentari Negosiasi dengan Iran di Pakistan: Kita Sudah Menang
Trump Komentari Negosiasi dengan Iran di Pakistan: Kita Sudah Menang
Perundingan Perdamaian di Islamabad, Pakistan
Di Islamabad, Pakistan, perundingan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran telah berakhir pada hari pertama, dengan diskusi yang berlangsung selama 15 jam. Pemimpin delegasi Washington, JD Vance, melanjutkan pembicaraan hingga larut malam di sebuah hotel mewah. Proses ini akan dilanjutkan pada hari kedua, Minggu dini hari, setelah negosiator bersiap untuk meninjau hasil pertemuan.
Konteks Perang dan Kesepakatan
Pembicaraan ini terjadi hanya beberapa hari setelah AS dan Israel berhenti memperpanjang konflik dengan Iran, yang sempat memengaruhi stabilitas Timur Tengah dan ekonomi global. Media Iran melaporkan bahwa kedua belah pihak sempat mengambil jeda sebelum fajar. Teheran menuduh Washington meminta “tuntutan berlebihan” terkait kontrol Selat Hormuz.
“Apakah kita mencapai kesepakatan atau tidak, itu tidak ada bedanya bagi saya. Alasannya karena kita sudah menang,” ujar Presiden AS Donald Trump, dikutip dari AFP, Minggu (12/4/2026).
Meski demikian, pejabat Pakistan yang terlibat dalam perundingan menyatakan diskusi berjalan positif. “Diskusi bergerak secara positif dan suasana keseluruhan kondusif,” tambah pejabat tersebut kepada AFP dengan nama samaran. Perundingan kali ini berbeda dari sebelumnya, karena AS dan Iran bertemu langsung tanpa mediator.
Anggota Delegasi dan Tujuan
Kehadiran JD Vance sebagai wakil presiden AS menegaskan posisinya sebagai pejabat tertinggi yang berbicara langsung dengan Iran sejak Revolusi Islam 1979. Iran meminta kedatangan Vance karena jabatannya serta sikap awalnya yang diberitakan menentang perang. Delegasi AS juga diperkuat oleh Jared Kushner dan Steve Witkoff, sementara Iran mengirim sekitar 70 orang, dipimpin oleh Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf dan diwakili Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk menciptakan perjanjian yang mungkin memperkuat hubungan antara AS dan Iran di tengah ketegangan regional. Meski Trump tidak terlalu memperhatikan hasil akhir, para pejabat Pakistan menganggap pertemuan tersebut sebagai peluang penting untuk memulihkan dialog.