Visit Agenda: Ternyata Begini Tampang Warkop ‘Fancy’ di Jaksel, 1x Makan Rp800.000
Ternyata Begini Tampang Warkop ‘Fancy’ di Jaksel, 1x Makan Rp800.000
Baru-baru ini, media sosial mulai memperhatikan kisah makanan khas yang hadir di Senopati, Jakarta Selatan. Lokasi tersebut menjadi tempat pembukaan restoran bernama ‘Salira’, bagian dari jaringan F&B Union Group. Konsep restoran ini mengusung nuansa warung makan dengan sentuhan modern, seperti etalase kaca yang dapat dibuka dan ditutup menggunakan gorden vitrase.
Konten yang ditawarkan di dalam ruang display menampilkan berbagai pilihan lauk yang menggabungkan masakan rumahan Nusantara. Pengunjung cukup menunjuk makanan yang diinginkan, lalu pelayan akan menghidangkan sesuai permintaan. Perbedaan utama dibandingkan warung makan biasa terletak pada tarif yang lebih tinggi dan suasana yang terasa eksklusif.
Sejumlah akun media sosial membagikan pengalaman berkunjung ke Salira, yang menunjukkan perubahan pola konsumsi. Selama kunjungan, tim CNBC Indonesia mencoba merasakan atmosfer makan di tempat tersebut. Kami tiba sekitar pukul 12:38 WIB dan harus antri, sesuatu yang jarang ditemui di warung makan tradisional.
Kelompok pengunjung juga menunjukkan gaya berbeda. Mereka datang dengan pakaian fesyen kelas atas dan membawa tas merek seperti Louis Vuitton, Celine, Goyard, serta Chanel. Seorang pengunjung yang berinisial D (50 tahun) mengungkapkan pengeluaran Rp800.000 untuk makan bersama tiga orang pertama kali di sana.
“Masing-masing dari kami memesan dua jenis minuman, beberapa lauk, camilan, dan hidangan pencuci mulut. Harganya memang lebih mahal, tapi suasana yang nyaman membuatnya layak dicoba,” kata D.
Fenomena ini menunjukkan tanda-tanda gentrifikasi kuliner. Dalam konteks tersebut, istilah gentrifikasi merujuk pada pergeseran nilai budaya ‘merakyat’ dari warung makan yang sudah ada sejak 1940-an. Salira dan sejenisnya mencoba mengangkat konsep makan yang awalnya sederhana menjadi lebih premium, dengan harga yang lebih tinggi dan desain yang lebih modern.