Bentrok warga di Halmahera Tengah – Wagub Malut turun tangan serukan damai
Bentrok Warga di Halmahera Tengah, Wagub Malut Serukan Damai
Konflik antarwarga di Kabupaten Halmahera Tengah berujung pada kerusakan yang akhirnya teratasi setelah bantuan dari aparat gabungan TNI/Polri diterjunkan. Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, mengajak seluruh masyarakat provinsi untuk bersama menjaga ketenangan dan tidak terpancing emosi. Ia mengatakan, “Mari kita bersatu menjaga keharmonisan, agar kejadian serupa tidak terulang lagi.”
Konflik pecah di Desa Banemo dan Desa Sibenpopo, Kecamatan Patani Barat, Jumat pagi. Situasi di dua desa tersebut mulai stabil setelah personel gabungan dikerahkan. Sarbin Sehe, bersama Wakapolda Maluku Utara Brigjen Stephen M. Napiun dan Danrem 152/Baabullah, menuju lokasi untuk menggelar pertemuan dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tokoh adat, dengan tujuan mencari jalan keluar yang damai.
“Saya meminta warga bersinergi menjaga keamanan, agar peristiwa ini tidak meluas,” ujar Wakapolda Maluku Utara.
Dalam pertemuan tersebut, para pemimpin lokal diharapkan bisa memfasilitasi mediasi antara kedua pihak yang terlibat. Sebelumnya, bentrokan dimulai dari temuan jasad warga Desa Banemo di area kebun yang berada di wilayah Desa Sibenpopo. Peristiwa ini memicu reaksi emosi dari keluarga korban dan warga sekitar, yang berujung pada serangan menggunakan senjata tajam serta benda tajam lainnya.
Sebagai langkah antisipatif, 250 personel TNI/Polri telah diterjunkan sejak pagi Jumat untuk mengendalikan situasi. Sarbin Sehe menegaskan, intervensi ini bertujuan mengurangi eskalasi perbedaan yang berpotensi mengganggu ketenangan daerah.