Important Visit: IKN mulai berdenyut, 50 staf Wapres sudah lebih dulu berkantor
IKN Mulai Berdenyut, 50 Staf Wapres Sudah Lebih Dulu Berkantor
Samarinda – Basuki Hadimuljono, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), mengungkapkan bahwa sekitar 50 staf Wakil Presiden Republik Indonesia telah berada di IKN untuk menyiapkan operasional pemerintahan di Kompleks Istana Wakil Presiden. Ia menyatakan bahwa pengaturan staf telah dilakukan, termasuk pengisian 50 orang yang bekerja di sini.
“Sudah dipersiapkan, bahkan sekitar 50 staf beliau juga sudah ditugaskan ke sini untuk mempersiapkan perkantoran Istana Wapres,” kata Basuki saat menghadiri acara silaturahim di Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Samarinda, Senin.
Kunjungan Basuki bersama istrinya ke Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud juga meliputi agenda halal bihalal. Dalam kesempatan tersebut, Basuki berkelakar kepada awak media terkait penampilannya yang mengenakan kemeja batik. “Halal bihalal. Makanya dengan istri saya. Anda pernah lihat saya pakai batik? Tidak pernah kan. Jadi saya menyempatkan silaturahim sebagai warganya Pak Gubernur Rudy Mas’ud,” ujarnya.
Perkembangan Pembangunan KIPP
Di balik agenda silaturahim, OIKN memberikan update terkini tentang percepatan pembangunan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) di IKN. Basuki menyampaikan bahwa fokus pembangunan tidak hanya pada kawasan eksekutif, tetapi juga mencakup kompleks legislatif dan yudikatif.
Pekerjaan fisik untuk kantor DPR serta lembaga peradilan berjalan sesuai rencana tahap awal sejak 2022. Selain itu, percepatan pembangunan infrastruktur diiringi dengan penyediaan hunian bagi aparatur negara yang akan dipindahkan ke IKN. OIKN saat ini mengejar penyelesaian blok hunian sambil menunggu rekomendasi teknis dari Kementerian Pekerjaan Umum.
Seluruh fasilitas di kawasan legislatif dan yudikatif diperkirakan rampung untuk menunjang fungsi tata kota pemerintahan di IKN.